Media Kampung – Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, menghadiri Forum Local Government Partnership yang digelar di Provinsi Anhui, China, pada 28 Mei 2026. Forum ini diselenggarakan atas undangan Kedutaan Besar China di Indonesia dan mengundang 80 kepala daerah dari berbagai negara, termasuk Indonesia, Kamboja, Vietnam, dan Thailand.
Bupati Rio memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mempromosikan peluang investasi di Kabupaten Situbondo, terutama di sektor pertanian berbasis teknologi dan industri pengolahan. Ia menegaskan bahwa investasi di Situbondo sangat ramah bagi investor asal China dan telah ada belasan perusahaan penanaman modal asing (PMA) asal China yang beroperasi di daerah itu.
Di tengah tren positif perekonomian, realisasi investasi di Situbondo sepanjang tahun 2025 mencapai Rp1 triliun, naik 66 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp590 miliar, bahkan melewati target daerah sebesar Rp425 miliar. Pertumbuhan ekonomi daerah juga meningkat hingga 5,28 persen, tertinggi dalam enam tahun terakhir pascapandemi COVID-19.
Rasio pengangguran terbuka di Situbondo juga menurun dari 3,15 persen pada 2024 menjadi 3,02 persen pada 2025. Pada triwulan III/2025, pertumbuhan ekonomi Situbondo mencapai 6,16 persen, lebih tinggi dibandingkan Jawa Timur yang sebesar 5,22 persen dan nasional 5,04 persen.
Bupati menambahkan bahwa fokus kerja sama di Anhui sangat relevan dengan kebutuhan Situbondo sebagai daerah agraris, terutama dalam pengembangan teknologi pertanian atau agrotech yang sudah berkembang pesat dengan teknologi super high tech. Ia berharap forum tersebut menjadi pintu masuk investasi baru sekaligus mempercepat transformasi ekonomi berbasis pertanian modern dan industri bernilai tambah di Situbondo.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan