Media Kampung – Populasi sapi potong di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, tercatat mencapai 153.462 ekor pada triwulan pertama tahun 2026. Jumlah ini menunjukkan Situbondo masih menjadi salah satu sentra utama penghasil ternak sapi potong di wilayah Jawa Timur.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Masyarakat Veteriner di Dinas Peternakan dan Perikanan Situbondo, Sulistiyani, mengungkapkan bahwa dari total sapi potong tersebut, terdapat 18.873 ekor sapi jantan dan 134.592 ekor sapi betina. Menurutnya, populasi sapi potong di Situbondo terdiri dari berbagai usia mulai dari sapi anak, muda, hingga dewasa, yang semuanya cukup melimpah.

Populasi sapi potong yang besar ini menjadi salah satu faktor utama mengapa Situbondo dikenal sebagai lumbung ternak sapi di Jawa Timur. Permintaan terhadap sapi potong dari Situbondo biasanya meningkat menjelang perayaan Idul Adha, di mana sapi-sapi tersebut banyak dibeli oleh pembeli dari luar daerah seperti Malang, Semarang, Bojonegoro, Surabaya, Bogor, Bandung, dan kota-kota lainnya.

Untuk menjaga kesehatan hewan ternak, Dinas Peternakan dan Perikanan Situbondo secara rutin melakukan pemeriksaan, terutama saat menjelang Idul Adha. Pemeriksaan ini bertujuan memastikan sapi potong yang akan dijadikan hewan kurban terbebas dari penyakit yang dapat menular ke manusia, khususnya penyakit zoonosis.

Sulitnya penyakit zoonosis menyerang populasi sapi di Situbondo juga disebabkan oleh pengawasan ketat terhadap mobilitas dan lalu lintas ternak antar wilayah. Hewan ternak yang berasal dari luar kota seperti Banyuwangi, Bondowoso, Jember, dan Probolinggo kerap keluar masuk Situbondo. Pemeriksaan ketat ini dilakukan agar sapi yang diperdagangkan bebas dari penyakit, termasuk penyakit mulut dan kuku (PMK) yang pernah ditemukan namun kini sudah menurun seiring perubahan musim dari hujan ke kemarau.

Lebih lanjut, Sulistiyani menuturkan bahwa pedagang sapi di Situbondo umumnya menjual ternak ke berbagai daerah. Jika sapi tidak laku di Situbondo, pedagang biasanya akan memindahkan penjualan ke wilayah sekitar seperti Bondowoso dan Probolinggo. Kondisi ini membuat pengawasan kesehatan hewan sangat penting untuk mencegah penyebaran penyakit antar daerah.

Dengan jumlah sapi potong sebanyak ini, Situbondo tetap menjadi pusat penting dalam suplai sapi potong di Jawa Timur, sekaligus menjaga kualitas dan kesehatan ternak yang beredar di pasar lokal dan nasional.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.