Media Kampung – Situbondo menjadi tuan rumah Kontes dan Pameran Bonsai Nasional Kapolres Cup 2026 yang digelar di Alun-alun Situbondo pada Sabtu, 16 Mei 2026. Acara ini menarik perhatian pecinta bonsai dengan kehadiran peserta dari berbagai daerah di Indonesia bahkan Malaysia.

Kegiatan yang berlangsung selama enam hari hingga 21 Mei tersebut diselenggarakan oleh Polres Situbondo dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 pada 1 Juli mendatang. Kapolres Situbondo, AKBP Bayu Anuwar Sidiqie, menyatakan bahwa pameran ini bertujuan mendukung pengembangan pariwisata sekaligus mendorong pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Situbondo.

Dalam pameran tersebut, sekitar 700 pohon bonsai dari berbagai jenis dipamerkan. Peserta tidak hanya berasal dari Jawa Timur, Bali, Madura, dan Kalimantan Selatan, tetapi juga dari Malaysia. Hal ini menjadikan event bonsai ini sebagai salah satu yang terbesar di Kabupaten Situbondo.

Kapolres Bayu menegaskan bahwa perawatan bonsai memiliki filosofi yang mirip dengan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, yaitu memerlukan ketelitian, kesabaran, dan konsistensi. Ia menambahkan bahwa Polri tidak bisa menjalankan tugas menjaga keamanan sendiri sehingga menjalin kolaborasi dengan komunitas masyarakat sangat penting.

Ketua PPBI Cabang Situbondo, Rudi Bagas, memberikan apresiasi atas dukungan dari Polres Situbondo dan semua pihak yang terlibat. Ia berharap pameran ini menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap seni bonsai di kalangan masyarakat.

Wakil Bupati Situbondo, Ulfiyah, juga menyambut baik penyelenggaraan event nasional ini. Ia percaya bahwa ajang bonsai seperti ini dapat memperkuat citra Situbondo sebagai kabupaten bonsai dan mengenalkan daerah ke kancah nasional maupun internasional. Kegiatan ini juga dianggap sebagai langkah positif untuk menginspirasi generasi muda dalam melestarikan seni bonsai.

Secara keseluruhan, pameran bonsai nasional Kapolres Cup di Situbondo tidak hanya menjadi ajang kompetisi dan pameran tanaman hias, tetapi juga menjadi momentum penguatan sinergi antara Polri dan masyarakat serta penggerak ekonomi lokal melalui sektor pariwisata dan UMKM.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.