Media Kampung – Dalam rangka memperingati Hari Bumi 2026, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Situbondo menggelar aksi penanaman 20.000 pohon di wilayah rawan longsor dan banjir, menegaskan komitmen perusahaan terhadap kelestarian alam.
Kegiatan berlangsung pada Kamis, 23 April 2026, melibatkan warga, komunitas pecinta lingkungan, serta pemerintah daerah di beberapa kecamatan, termasuk Desa Semambung, Kecamatan Jatibanteng.
Manager PLN UP3 Situbondo, Teguh Budi Oktavianto, menjelaskan penanaman dilakukan serentak untuk menstabilkan tanah dan memperbaiki kualitas udara, serta menambah penyerapan karbon.
Teguh menambahkan, “Kami tidak bertindak sendiri; tim K3L, KAM, serta Assistant Manager Keuangan dan Umum, Nuzulul Panca Romadhona, turut berpartisipasi dalam aksi ini.”
Selain itu, Manager PLN ULP Besuki, Rakhmat Kamarta, juga hadir bersama timnya, memastikan koordinasi lintas unit dalam penanaman bibit di titik‑titik strategis desa.
Setiap bibit ditanam dengan jarak yang telah ditentukan untuk memaksimalkan pertumbuhan, diharapkan dapat meningkatkan retensi air tanah serta mencegah erosi pada lereng‑lereng bukit.
Manfaat lingkungan yang diharapkan meliputi penurunan suhu mikro, peningkatan kadar oksigen, dan pengurangan risiko banjir pada musim hujan mendatang.
Para relawan melaksanakan proses mulai dari penggalian lubang, penanaman, hingga penyiraman dengan semangat gotong‑royong, menciptakan ikatan sosial yang kuat antara PLN dan masyarakat.
PLN menegaskan bahwa aksi penanaman pohon merupakan bagian integral dari program tanggung jawab sosial perusahaan, sekaligus mendukung target pengurangan emisi nasional.
Dalam pidatonya, Teguh mengajak masyarakat beralih ke kendaraan listrik sebagai langkah lanjutan mengurangi polusi udara dan menyesuaikan dengan kebijakan energi bersih.
Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Proyogo, yang turut menanam, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi semua pihak dan menekankan pentingnya melanjutkan program serupa di masa depan.
Dengan 20.000 bibit yang telah ditanam, PLN berencana memantau pertumbuhan secara berkala dan mengembangkan program penanaman lanjutan untuk memperkuat ketahanan ekosistem wilayah Situbondo.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan