Media Kampung – Keselamatan jemaah haji Indonesia selama pelaksanaan ibadah di Makkah dan Madinah menjadi sorotan utama Komisi VIII DPR RI. Anggota Komisi VIII, Aprozi Alam, menegaskan bahwa perlindungan dan pelayanan terbaik harus diberikan demi menjaga keselamatan para jemaah di tanah suci.
Hal ini disampaikan Aprozi menyusul laporan adanya 24 jemaah haji Indonesia yang meninggal dunia akibat sakit selama menjalankan rangkaian ibadah haji tahun 2026. Dia berharap angka kematian tersebut tidak bertambah seiring berjalannya pelaksanaan ibadah yang kini memasuki fase krusial di Arab Saudi.
Aprozi menjelaskan bahwa Komisi VIII terus memantau kondisi jemaah haji Indonesia yang tersebar di Makkah dan Madinah. DPR juga berkomitmen untuk mengawal kinerja Kementerian Haji dan Umrah agar pelayanan serta perlindungan terhadap jemaah dapat optimal. “Kami mendukung penuh upaya Kemenhaj dalam memberikan layanan terbaik dan menjaga keselamatan para jemaah,” ungkapnya dalam keterangan pers di Jakarta, Kamis, 14 Mei 2026.
Data resmi dari Kementerian Haji dan Umrah menyebutkan hingga 11 Mei 2026, total 24 jemaah haji Indonesia telah wafat di Arab Saudi. Salah satu korban yang dilaporkan adalah Qasiyani Sigito Tarmidi dari keloter KNO-8 asal Kota Medan, Sumatera Utara, yang meninggal pada 10 Mei 2026. Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff, menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga para almarhum dan berharap mereka mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Selain angka kematian, kondisi kesehatan jemaah haji juga menjadi perhatian serius. Hingga saat ini, sebanyak 67 jemaah masih menjalani perawatan di rumah sakit di Arab Saudi. Tim kesehatan haji Indonesia aktif melakukan pemantauan dan pendampingan, tidak hanya di fasilitas kesehatan, tetapi juga di hotel dan sektor-sektor tempat jemaah menginap.
Situasi ini mendorong DPR untuk terus mengawal pelaksanaan ibadah haji agar seluruh jemaah mendapat perlindungan maksimal dan terhindar dari risiko yang dapat membahayakan jiwa. Komitmen ini menjadi bagian penting dalam memastikan ibadah haji Indonesia berjalan lancar dan aman, terutama di tengah tantangan kesehatan yang dihadapi selama masa pelaksanaan di tanah suci.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan