Media Kampung – Demo Hari Buruh Makassar digelar pada Jumat, 1 Mei 2026, di sejumlah titik strategis kota, termasuk Jalan AP Pettarani, Jalan Urip Sumoharjo, dan kawasan kampus Universitas Negeri Makassar. Polisi mengimbau pengendara untuk menghindari enam titik rawan kemacetan dan menggunakan jalur alternatif.
Kepadatan lalu lintas mulai terdeteksi pada pukul 11.40 WITA di depan kantor sementara DPRD Sulsel di Jalan AP Pettarani menuju Jalan Urip Sumoharjo. Petugas lalu lintas menyiapkan pengaturan khusus sejak pukul 09.00 hingga 18.00 WITA.
Pengendara dari arah Jalan Alauddin disarankan melewati Jalan Veteran dan Jalan Emmy Saelan, sementara dari arah sebaliknya dapat melintas melalui Jalan Hertasning dan Jalan Yusuf Daeng Ngawing. Alternatif lain meliputi Jalan Nikel Raya dan Jalan Pelita Raya yang relatif lebih lengang.
Kapolrestabes Makassar Kombes Arya Perdana menegaskan enam titik rawan kemacetan meliputi flyover Jalan Urip Sumoharjo, Jalan Sultan Alauddin depan kampus Unismuh, dan Jalan AP Pettarani depan kampus UNM. Ia meminta kendaraan roda empat berukuran jumbo untuk menghindari jalur aksi.
Lebih dari dua ribu personel polisi dikerahkan untuk mengamankan demo, dengan ribuan anggota disebar ke berbagai titik aksi. Kombes Arya menambahkan bahwa pihak kepolisian berkomitmen menjaga ketertiban bersama massa demonstran.
Kelompok buruh menyatakan akan melaksanakan aksi dengan tertib, tanpa pembakaran ban atau penutupan jalan secara total. Pernyataan ini disampaikan dalam koordinasi antara pihak kepolisian dan perwakilan serikat pekerja.
Sementara itu, demo Hari Buruh yang direncanakan di depan Gedung DPR RI dibatalkan setelah pertemuan antara Presiden Partai Buruh Said Iqbal dan Presiden Prabowo Subianto. Kedua pemimpin memutuskan mengalihkan perayaan ke Monas pada hari yang sama.
Alasan pembatalan demo di DPR mencakup penyelesaian 11 poin tuntutan buruh yang disampaikan sebelumnya. Said Iqbal menyatakan bahwa pemerintah telah memberikan respons terhadap isu-isu utama, sehingga aksi di DPR tidak lagi diperlukan.
Perayaan May Day di Monas diperkirakan dihadiri sekitar 400.000 orang, termasuk 211.800 buruh dan pekerja ojek online. Acara ini menjadi titik fokus peringatan Hari Buruh Internasional di tingkat nasional.
Di Jakarta, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memprediksi sekitar 200.000 peserta akan menuju Monas, dengan penataan rute khusus dan zona lalu lintas hijau, kuning, serta merah untuk mengelola kepadatan.
Sampai saat penulisan, demonstrasi di Makassar masih berlangsung dengan pengendara mengikuti arahan jalur alternatif. Polisi terus memantau situasi dan siap menambah personel jika diperlukan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.






Tinggalkan Balasan