Media Kampung – 12 April 2026 | Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan pembangunan stasiun KRL di kawasan Jakarta International Stadium (JIS), yang diproyeksikan akan mengubah total tata ruang area tersebut.

Stasiun ini akan menjadi bagian dari jalur Bogor‑Depok‑Bekasi, terletak di sisi barat kompleks stadion, dengan target penyelesaian pada akhir 2025.

Rencana pembangunan mencakup lahan seluas sekitar 2,5 hektar, dua platform penumpang, serta fasilitas seperti ruang tunggu ber-AC, sistem tiket elektronik, dan aksesibilitas untuk difabel.

“Stasiun KRL di JIS akan memperkuat jaringan transportasi publik dan mendukung mobilitas warga serta pengunjung stadion,” ujar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam konferensi pers tanggal 12 Februari 2024.

Jakarta International Stadium sendiri dibangun sebagai fasilitas utama Asian Games 2018, kini berfungsi sebagai arena olahraga, hiburan, dan pusat komersial dengan kapasitas tempat duduk mencapai 82.000 penonton.

Integrasi stasiun KRL dengan layanan Bus Rapid Transit (BRT) dan jalur sepeda kota direncanakan untuk memudahkan akses lintas moda transportasi di wilayah tersebut.

Diperkirakan stasiun akan melayani sekitar 15.000 penumpang per hari pada fase awal operasional, yang diharapkan dapat mengurangi volume kendaraan pribadi di sekitar JIS.

Biaya total proyek diperkirakan mencapai Rp 300 miliar, yang akan dibiayai melalui anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI serta skema kemitraan publik‑swasta.

Pekerjaan konstruksi resmi dimulai pada kuartal ketiga 2024, dimulai dengan pembangunan struktur gedung utama diikuti oleh pemasangan rel dan sistem sinyal.

Beberapa tantangan yang dihadapi meliputi koordinasi lahan, relokasi usaha informal di sekitar area proyek, serta mitigasi dampak kebisingan selama fase pembangunan.

Selain stasiun KRL, pemerintah juga menyiapkan pembangunan taman kota, ruang publik, dan pusat komersial di sekitar JIS untuk menciptakan kawasan mixed‑use yang ramah lingkungan.

Hingga akhir April 2026, proses tender telah selesai, kontraktor utama telah ditetapkan, dan target operasional awal stasiun ditetapkan pada Juli 2026.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.