Media Kampung – Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) resmi memulai proyek rehabilitasi Jalan Gadang-Bumiayu dan Jalan Pasar Gadang. Proyek ini ditargetkan selesai dalam waktu 5 bulan atau 150 hari, lebih cepat dari kontrak awal yang 172 hari.

Pembangunan Drainase Jadi Langkah Awal

Pekerjaan diawali dengan pembangunan drainase di sisi selatan Jalan Gadang-Bumiayu, tepatnya dari bagian timur. Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Dandung Djulharjanto, menjelaskan bahwa drainase memiliki dimensi 1 meter x 1 meter. Setelah drainase rampung, perbaikan badan jalan akan segera dilanjutkan.

Spesifikasi Jalan: Rigid Beton dan Aspal

Konstruksi utama Jalan Gadang-Bumiayu menggunakan rigid beton, namun beberapa bagian tetap menggunakan aspal, terutama pada tahap akhir dari jembatan sisi barat hingga Simpang Empat Bumiayu. Nantinya, jalan ini akan menjadi jalan kembar dengan lebar masing-masing ruas 7,5 meter, baik sisi utara maupun selatan.

Target Waktu dan Jam Kerja

Total panjang rehabilitasi Jalan Gadang-Bumiayu mencapai 674 meter, sedangkan Jalan Pasar Gadang sepanjang 574 meter. Pengerjaan dilakukan mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB, dan jika kondisi memungkinkan, dilanjutkan malam hari setelah magrib hingga sekitar pukul 22.00 WIB. Pemkot Malang berharap proyek rampung dalam 150 hari agar jalan segera bisa difungsikan meski masih terbatas untuk evaluasi.

Akses Masyarakat Tetap Dibuka

Untuk menjaga kelancaran lalu lintas, pengerjaan dilakukan secara bertahap per sisi jalan. Dandung memastikan akses masyarakat tetap dibuka selama proses pembangunan. “Jadi tetap dimanfaatkan jalan yang ada sekarang. Setelah sisi selatan selesai, baru berpindah ke sisi berikutnya,” pungkasnya.

Proyek rehabilitasi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas infrastruktur jalan di kawasan Gadang-Bumiayu dan Pasar Gadang, sehingga mendukung mobilitas warga dan perekonomian lokal.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.