Media Kampung – Banjir yang terjadi akibat luapan Sungai Menjangan di Desa Kutorenon, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, menggenangi sekitar 60 hektare sawah yang tengah memasuki masa panen. Peristiwa ini langsung berdampak pada aktivitas pertanian warga setempat yang mengandalkan lahan tersebut untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka.
Hujan deras yang mengguyur wilayah Lumajang dalam beberapa hari terakhir menyebabkan Sungai Menjangan meluap dan melanda area persawahan di sekitar desa tersebut. Air banjir merendam sawah yang sudah siap untuk dipanen, sehingga mengancam hasil panen dan menimbulkan kerugian bagi petani setempat.
Banjir ini tidak hanya merusak tanaman padi yang sudah hampir matang, tetapi juga menghambat proses panen yang seharusnya segera dilakukan. Petani khawatir jika banjir tidak segera surut, hasil panen mereka akan berkurang secara signifikan hingga kehilangan potensi pendapatan yang sudah ditunggu-tunggu.
Pemerintah daerah dan instansi terkait diminta untuk segera melakukan tindakan penanganan banjir dan memberikan bantuan kepada para petani yang terdampak. Penanganan cepat diharapkan bisa meminimalisir kerugian dan memulihkan kondisi lahan pertanian agar bisa kembali produktif setelah banjir surut.
Sampai saat ini, banjir di Desa Kutorenon masih belum sepenuhnya surut dan petani terus memantau perkembangan kondisi sawah mereka. Warga berharap cuaca segera membaik agar proses panen bisa dilanjutkan tanpa hambatan yang berarti.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan