Media Kampung – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Banyuwangi memperkuat kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melalui kunjungan silaturahmi yang berlangsung pada Rabu, 20 Mei 2026. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan program pembinaan warga binaan serta memperkuat dukungan antarinstansi di daerah tersebut.
Kepala Lapas Banyuwangi, Solichin, bersama pejabat struktural lainnya mengunjungi Kantor Bupati Banyuwangi dan diterima langsung oleh Bupati Ipuk Fiestiandani. Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas berbagai bentuk kolaborasi, khususnya dalam pengembangan program pembinaan dan pemberdayaan warga binaan agar mereka memiliki keterampilan yang dapat menunjang kehidupan setelah menjalani masa pidana.
Solichin menyampaikan apresiasi atas dukungan yang telah diberikan Pemkab Banyuwangi, salah satunya berupa hibah lahan yang kini digunakan sebagai Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) bagi warga binaan. Ia menekankan pentingnya dukungan lintas sektor dalam memperkuat pelaksanaan program pembinaan yang bertujuan membekali warga binaan dengan kemampuan produktif.
“Kami sangat berterima kasih atas dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Sinergi ini diharapkan terus berlanjut untuk mendukung kelancaran tugas dan fungsi kami,” ujar Solichin.
Sementara itu, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyatakan kesiapan Pemkab dalam mendukung program kemandirian warga binaan. Ia berharap keterampilan yang diperoleh selama pembinaan dapat menjadi modal bagi mereka untuk memulai kehidupan baru yang lebih baik dan mandiri setelah bebas.
Ipuk juga mengapresiasi hasil karya warga binaan, seperti batik dan kerajinan tangan, yang menunjukkan program pembinaan berjalan dengan positif dan produktif. Produk-produk tersebut dinilai memiliki nilai ekonomi yang dapat mendukung pemberdayaan warga binaan.
Melalui penguatan kerja sama ini, Lapas Banyuwangi dan Pemerintah Kabupaten berharap pembinaan warga binaan dapat berjalan lebih optimal. Sinergi ini juga diharapkan membantu proses reintegrasi sosial para warga binaan setelah menyelesaikan masa pidananya, sehingga mereka dapat kembali ke masyarakat dengan bekal keterampilan yang memadai.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan