Media Kampung – 15 April 2026 | Bulog Cabang Banyuwangi resmi memulai penyaluran bantuan pangan Banpang berupa beras dan minyak goreng kepada 211.782 keluarga di wilayah tersebut. Program ini merupakan upaya Badan Pangan Nasional untuk menstabilkan harga pangan menjelang hari raya besar.

Selama periode alokasi Februari hingga Maret 2026, Bulog menyiapkan 4,235 juta kilogram beras dan 847.128 liter minyak goreng untuk didistribusikan. Penyaluran di lapangan dijadwalkan mulai 16 Maret hingga 31 Mei 2026.

Target penerima bantuan mencapai 211.782 keluarga, sementara hingga akhir April realisasi baru mencapai 13,31 persen. Angka ini mencerminkan proses verifikasi yang masih berlangsung.

Program Banpang dirancang untuk menjamin ketersediaan beras dan minyak goreng serta menahan lonjakan harga di pasar lokal. Kebijakan ini khusus diaktifkan menjelang perayaan keagamaan nasional yang biasanya meningkatkan permintaan pangan.

Dengan adanya pasokan tambahan, diharapkan harga beras dan minyak goreng tidak mengalami kenaikan signifikan selama bulan Ramadan dan Idul Fitri. Hal ini penting bagi rumah tangga berpendapatan rendah yang paling terdampak oleh inflasi pangan.

Pihak Bulog menyatakan bahwa terdapat perubahan petunjuk teknis (juknis) pada periode ini, termasuk persyaratan kartu keluarga untuk alokasi bantuan. Proses pengecekan data dan input ke sistem menjadi lebih lama akibat penyesuaian tersebut.

Akibat perubahan juknis, waktu yang dibutuhkan untuk memverifikasi setiap keluarga meningkat, namun Bulog berkomitmen untuk menyelesaikannya secepat mungkin. Mekanisme baru diharapkan meningkatkan akurasi penyaluran dan mencegah duplikasi.

Tim distribusi Bulog bekerja sama dengan kelurahan dan puskesmas setempat untuk menyalurkan beras dan minyak goreng secara merata. Setiap paket bantuan berisi sejumlah beras sesuai kebutuhan keluarga dan satu liter minyak goreng.

Bulog melakukan pemantauan harian melalui aplikasi internal untuk memastikan tidak ada kendala dalam pengiriman barang. Laporan realisasi akan diserahkan kepada Kementerian Pangan pada akhir Mei.

Masyarakat Banyuwangi menyambut positif program Banpang, terutama keluarga yang sebelumnya kesulitan memperoleh beras dengan harga terjangkau. Beberapa warga mengungkapkan rasa lega karena beban pengeluaran rumah tangga berkurang.

Jika target 100 persen tercapai, Bulog berharap tekanan pada harga pangan di Banyuwangi dapat berkurang secara signifikan. Keberhasilan program ini juga menjadi contoh bagi wilayah lain yang menghadapi tantangan inflasi pangan.

Hingga saat ini, proses penyaluran masih berlangsung dan pihak Bulog menargetkan selesai seluruh bantuan pada 31 Mei 2026. Pemantauan lanjutan akan terus dilakukan untuk memastikan stabilitas harga setelah distribusi selesai.

Dengan dukungan pemerintah daerah dan partisipasi aktif masyarakat, program Banpang di Banyuwangi diharapkan menjadi model efektif dalam menjaga ketahanan pangan regional. Keberlanjutan program akan bergantung pada koordinasi lintas sektoral dan alokasi anggaran yang memadai.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.