Media Kampung – Denpasar – Provinsi Bali resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Seluruh Indonesia (ADPSI) tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Sanur, Denpasar ini dihadiri oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, pengurus ADPSI, serta perwakilan DPRD provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia.

Ketua DPRD Provinsi Bali, Dewa Made Mahayadnya, S.H. (Dewa Jack), menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Bali. Menurutnya, penyelenggaraan Rakernas ADPSI 2026 di Bali memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata.

“Saya mewakili rakyat Bali, seluruh masyarakat di Bali, berterima kasih kepada ADPSI sudah melaksanakan hajatan yang besar ini di Bali. Dan ini bagus untuk juga pariwisata kita,” ujarnya, Senin (29/6/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Dewa Jack mengungkapkan bahwa daerah-daerah luar Bali seperti Sulawesi, Kalimantan, dan Sumatra banyak memperjuangkan dana bagi hasil bumi dari pemerintah pusat. Sementara Bali, fokus utamanya adalah masa depan pariwisata dan infrastruktur penunjang.

“Kalau Bali kan pasti akan bicara bagaimana pariwisata nanti ke depan. Bagaimana pemerintah pusat bisa lebih memperhatikan infrastruktur untuk penunjang pariwisata dan juga kebijakan-kebijakan yang bisa diberikan kepada kami di Bali,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa Bali akan tetap mempertahankan kebudayaan lokal di tengah modernisasi pariwisata melalui konsep kearifan lokal, seperti Tri Hita Karana dan Tat Twam Asi yang menekankan saling menghargai.

Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Drs. Dewa Made Indra, M.Si., yang membacakan sambutan tertulis Gubernur Bali Wayan Koster, menyampaikan selamat datang dan apresiasi kepada seluruh peserta. Ia berharap Rakernas ADPSI 2026 dapat berjalan sukses dan menghasilkan keputusan strategis sebagai panduan dalam melaksanakan tugas pemerintahan daerah.

Dalam sambutannya, Sekda Dewa Made Indra mengingatkan bahwa tantangan yang dihadapi DPRD dan kepala daerah ke depan akan semakin kompleks seiring dengan tingginya ekspektasi publik. Ia menambahkan bahwa forum Rakernas ini sangat tepat karena menghadirkan narasumber berkompeten, termasuk dari Kementerian Keuangan, untuk membahas pembiayaan dan pengelolaan daerah di tengah keterbatasan sumber daya.

“Menjadi tugas kita bersama untuk bisa terus memenuhi aspirasi dan harapan masyarakat sehingga keberadaan DPRD, keberadaan pemerintahan daerah semakin bermakna di tengah-tengah masyarakat kita,” pungkasnya.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.