Media Kampung – Tim Pengawas Haji DPR RI menegaskan pentingnya pelayanan haji yang mengedepankan pendekatan ramah lansia dan bersifat humanis. Hal ini menjadi fokus utama menjelang pelaksanaan ibadah haji tahun 2026 agar jemaah lanjut usia mendapatkan kenyamanan optimal.
Anggota Timwas Haji DPR RI, Maman Imanul Haq, menyampaikan bahwa peningkatan jumlah jemaah lansia menuntut perhatian khusus dari petugas di lapangan. Menurutnya, pelayanan tidak cukup hanya menyediakan fasilitas fisik, tetapi juga harus melibatkan sikap hormat dan pendampingan yang penuh empati. “Petugas harus mengedepankan penghormatan kepada orang tua dengan cara-cara yang lebih humanis,” ucap Maman dalam keterangannya di Jakarta pada Minggu, 17 Mei 2026.
Maman menambahkan bahwa rasa aman dan kepastian dalam pelayanan menjadi faktor penting untuk mendukung kenyamanan jemaah lansia selama menjalankan ibadah haji. Timwas DPR juga mengapresiasi adanya fasilitas transportasi khusus untuk penyandang disabilitas yang membantu mobilitas jemaah selama berada di Arab Saudi.
Meski fasilitas sudah disiapkan, Timwas Haji DPR tetap melakukan pengawasan ketat agar pelayanan benar-benar efektif dan sesuai dengan kebutuhan jemaah. Pengawasan ini mencakup kesiapan petugas, pola perjalanan jemaah, serta pelayanan di titik-titik utama pelaksanaan ibadah haji seperti di Makkah dan Madinah.
Dalam upaya memastikan konsep haji ramah lansia, perempuan, dan disabilitas benar-benar dirasakan, Timwas DPR menekankan perlunya evaluasi dan perbaikan terus-menerus terhadap pelayanan di lapangan. Hal ini bertujuan agar seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan nyaman tanpa hambatan.
Dengan langkah pengawasan yang aktif dan fokus pada pendekatan humanis, diharapkan pelaksanaan haji 2026 dapat memberikan pengalaman yang lebih baik bagi semua jemaah, khususnya para lansia yang membutuhkan perhatian khusus selama proses ibadah berlangsung.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan