Media Kampung – Presiden Donald Trump menyebut Amerika Serikat sebagai negara terpanas di dunia saat membuka perayaan Great American State Fair di National Mall, Washington DC, pada Rabu, 24 Juni 2026. Dalam pidato yang diklaimnya sebagai “Rally Terbesar Sepanjang Masa”, Trump menegaskan bahwa AS kini dihormati oleh semua negara dan tidak ada lagi yang menertawakan Amerika.

Trump menyampaikan sejumlah tema kampanye lamanya, termasuk penurunan harga bahan bakar, kritik terhadap mantan Presiden Joe Biden, serta keberhasilan kebijakan perbatasannya. Ia juga memprediksi harga bensin akan turun menjadi $2,50 setelah perang di Iran berakhir, serta mengisyaratkan kemungkinan aksi militer lebih lanjut di luar perbatasan AS. Terkait masalah Reflecting Pool, Trump kembali menuduh “vandal” sebagai penyebab kerusakannya.

Baca juga:

Acara Great American State Fair merupakan bagian dari rangkaian perayaan semiquincentennial atau 250 tahun kemerdekaan AS. Awalnya, Freedom 250 merencanakan konser selama 16 hari menjelang 4 Juli. Namun, setelah sejumlah musisi mundur, Trump mengumumkan akan memulai acara dengan rally di National Mall, menambah nuansa politik pada perayaan hari jadi nasional tersebut.

Meskipun Trump mengklaim AS sebagai negara paling dihormati, jajak pendapat Pew Research Center yang dirilis sehari sebelum pidatonya justru menunjukkan bahwa mayoritas pendapat internasional tentang AS cenderung negatif.

Baca juga:

Dalam pidatonya, Trump juga menyoroti revitalisasi Washington DC. Ia menyebut penghapusan tenda-tenda tunawisma dan grafiti, perbaikan lebih dari 50 monumen dan memorial, pembersihan 22 air mancur, serta pembersihan patung Christopher Columbus. Menurut Trump, upaya ini membuat kota lebih aman dan indah.

Sementara itu, di Capitol Hill, para anggota parlemen meresmikan kapsul waktu semiquincentennial yang disebut Semiquincentennial Congressional Time Capsule. Kapsul ini dibuat berdasarkan undang-undang yang disahkan pada Februari lalu untuk menyimpan artefak sejarah selama 250 tahun ke depan. Kapsul tersebut akan dikubur di Pusat Pengunjung Capitol Hill dan baru akan dibuka pada 4 Juli 2276.

Baca juga:

Perayaan Freedom 250 juga dimeriahkan dengan flyover pesawat pengebom B2 yang membuka acara tersebut. Senator Eric Schmitt (R-MO) menyampaikan pidato tentang keindahan Amerika dan inovasi bangsa, sementara Laura Ingraham menekankan pentingnya kekuatan militer dan pengorbanan untuk mempertahankannya.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.