Media Kampung – Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKS, Suhud Alynudin, resmi dilantik sebagai Ketua DPRD DKI untuk sisa masa jabatan 2024-2029 pada Senin, 8 Juni 2026. Dalam pidato perdananya, Suhud menyebut mantan Ketua DPRD DKI dua periode, Prasetyo Edi Marsudi, sebagai mentor politiknya.

Pelantikan tersebut digelar dalam Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.1.4-937 Tahun 2026 yang ditandatangani pada 29 Mei 2026. Prosesi sumpah jabatan dipimpin oleh Ketua Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, Nugroho Setiadji, dan dihadiri Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.

Suhud menggantikan Khoirudin sebagai Ketua DPRD DKI. Dalam sumpahnya, ia berjanji menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Ia menegaskan komitmennya untuk mengemban amanah demi kepentingan masyarakat Jakarta.

Momen menarik terjadi saat Suhud menyampaikan pidato perdananya. Di hadapan para anggota dewan dan tamu undangan, ia mengucapkan terima kasih kepada Prasetyo Edi Marsudi yang hadir di ruang paripurna. “Terima kasih atas kehadiran mentor saya Pak Pras di ruang Paripurna DPRD DKI ini,” ucap Suhud. Pernyataan itu sontak menyita perhatian karena Pras dikenal sebagai politisi PDI Perjuangan yang memimpin DPRD DKI selama dua periode berturut-turut (2014-2019 dan 2019-2024).

Selain memberikan penghormatan kepada Pras, Suhud mengajak seluruh anggota DPRD menjaga marwah lembaga dan memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta serta pemangku kepentingan lainnya. Menurutnya, kolaborasi antara legislatif dan eksekutif menjadi kunci kebijakan yang berpihak kepada rakyat.

Menanggapi penyebutan sebagai mentor politik, Prasetyo Edi mengaku terkejut sekaligus bangga. Ia mengingat bahwa selama memimpin DPRD DKI, Suhud dikenal sebagai anggota dewan yang paling aktif menyampaikan interupsi dalam rapat. “Saya jujur sebagai politisi yang tidak neko-neko, kaget saja dengarnya. Sebab selama saya Ketua Dewan dan setiap pimpin rapat, Suhud ini yang selalu interupsi, bahkan dia saya juluki anggota interupsi,” kata Pras sambil tersenyum. Meski demikian, Pras memberikan apresiasi dan dukungan penuh atas kepemimpinan Suhud, berharap ia amanah dan mampu memperkuat sinergi untuk menghadirkan kebijakan yang bermanfaat bagi masyarakat Jakarta.

Kehadiran Pras dalam pelantikan tersebut menjadi simbol kesinambungan kepemimpinan di DPRD DKI Jakarta. Harapannya, sinergi antara DPRD dan Pemprov DKI tetap terjaga demi kepentingan warga Jakarta.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.