Media Kampung – Presiden Prabowo Subianto memantau secara langsung pelaksanaan Iduladha di Indonesia meski tengah berada di Prancis untuk menjalankan tugas kenegaraan. Hal ini diungkapkan Menteri Agama, Nasaruddin Umar, yang menyampaikan bahwa Presiden mengikuti perkembangan perayaan Iduladha di Tanah Air, termasuk di Masjid Istiqlal, Jakarta.
Presiden Prabowo melaksanakan salat Iduladha di Wisma Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Paris, tempat yang telah disiapkan oleh pihak KBRI untuk mendukung kegiatan ibadah bagi Presiden dan warga negara Indonesia yang berada di Prancis. Nasaruddin menjelaskan bahwa komunikasi intens juga dilakukan antara Presiden dengan Sekretaris Kabinet dan pihak terkait di tanah air guna memastikan pemantauan situasi berjalan optimal.
Keberadaan Presiden di Prancis merupakan bagian dari kunjungan resmi negara yang tidak dapat ditinggalkan. KBRI di Paris menyiapkan fasilitas khusus agar Presiden dan warga negara Indonesia dapat menunaikan salat Iduladha dengan khidmat di tengah tugas negara tersebut.
Sementara itu, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menambahkan bahwa pelaksanaan salat Iduladha oleh Presiden Prabowo di Prancis adalah hal yang wajar dan sah secara agama karena ibadah tersebut dapat dilakukan di mana saja. Ia juga menyoroti pentingnya hubungan bilateral Indonesia dan Prancis yang terjalin dengan baik di berbagai bidang, termasuk kerja sama strategis di sektor energi dan pertahanan. Menurut Fadli Zon, Indonesia harus aktif dalam memperkuat hubungan diplomatik di tengah ketidakpastian global dan situasi geopolitik yang dinamis.
Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa kunjungan resmi Presiden Prabowo ke Prancis merupakan hasil undangan Presiden Prancis Emmanuel Macron. Kunjungan ini telah direncanakan sejak setahun lalu dan sempat mengalami beberapa kali penjadwalan ulang sebelum akhirnya terlaksana. Rangkaian kunjungan negara ini menandai upaya mempererat hubungan kedua negara pada tingkat tertinggi.
Dengan adanya pengawasan langsung dari Presiden Prabowo, pelaksanaan Iduladha di Indonesia tetap dapat dipantau secara seksama meskipun Kepala Negara sedang berada di luar negeri. Hal ini menunjukkan perhatian pemerintah terhadap kelancaran dan kekhidmatan perayaan hari besar umat Islam, sekaligus menegaskan bahwa tugas negara tidak menghalangi keterlibatan Presiden dalam momen keagamaan penting.
Presiden Prabowo pun menunjukkan bahwa pelaksanaan ibadah Iduladha dapat dilakukan dengan khusyuk dan penuh makna di manapun berada, termasuk saat menjalankan tugas luar negeri. Persiapan dan koordinasi yang dilakukan oleh KBRI Paris dan jajaran pemerintah terkait memastikan kelancaran ibadah dan pemantauan situasi di Tanah Air.
Situasi ini sekaligus menggarisbawahi pentingnya diplomasi dan hubungan internasional dalam konteks ibadah dan kebudayaan, di mana Indonesia dapat menjaga tradisi dan nilai keagamaan sekaligus memperkuat posisi di panggung dunia.
Ke depan, pemerintah diharapkan dapat terus memastikan bahwa pelaksanaan ibadah nasional tetap terpantau dengan baik meski dalam situasi yang menuntut pejabat negara melakukan perjalanan ke luar negeri. Keterlibatan langsung Presiden dalam memantau Iduladha dari Prancis menjadi contoh nyata sinergi antara tugas kenegaraan dan penghormatan terhadap nilai-nilai keagamaan di Indonesia.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan