Media Kampung – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan bahwa pemerintah terus berkomitmen untuk mendorong kemandirian industri pertahanan di Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikan AHY usai melakukan kunjungan kerja ke PT PAL Indonesia di Surabaya pada Kamis, 21 Mei 2026.

AHY mengakui bahwa proses transformasi industri pertahanan nasional memerlukan waktu yang tidak singkat dan tidak bisa dilakukan secara instan. Meski demikian, pemerintah tetap optimistis untuk mencapai tujuan tersebut secara bertahap. “Tentu kita menuju ke sana,” ujarnya singkat.

Lebih lanjut, AHY menekankan bahwa kemandirian di sektor pertahanan bukan hanya soal kemampuan memproduksi alat utama sistem persenjataan (alutsista) secara mandiri. Namun, hal ini juga mencakup pembangunan budaya unggul dalam bidang teknologi dan produksi nasional secara keseluruhan, yang menjadi fondasi penting dalam memperkuat ketahanan negara.

Kunjungan AHY ke PT PAL Indonesia merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mendorong pengembangan kapasitas industri pertahanan dalam negeri. PT PAL yang merupakan perusahaan BUMN di bidang manufaktur kapal perang dan alat transportasi laut, menjadi salah satu fokus penting dalam pengembangan industri pertahanan nasional.

Langkah ini juga menjadi respons pemerintah terhadap sorotan publik terkait tingginya impor alutsista yang masih terjadi selama ini. Dengan memperkuat industri dalam negeri, diharapkan Indonesia dapat mengurangi ketergantungan pada produk impor dan meningkatkan kedaulatan pertahanan negara.

Pernyataan AHY tersebut menunjukkan bahwa pemerintah memandang kemandirian industri pertahanan sebagai proses jangka panjang yang harus dibarengi dengan pengembangan sumber daya manusia dan inovasi teknologi. Hal ini sejalan dengan upaya Indonesia untuk memperkuat posisinya di kancah pertahanan regional maupun global.

Dengan terus mendorong pengembangan industri pertahanan nasional, pemerintah berharap dapat menciptakan ekosistem yang mendukung produksi alutsista berkualitas tinggi yang mampu memenuhi kebutuhan TNI sekaligus membuka peluang ekspor di masa depan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.