Media Kampung – Presiden Prabowo menegaskan komitmen untuk perbaiki 1.800 perlintasan kereta dan bangun flyover di Bekasi demi meningkatkan keselamatan serta kelancaran lalu lintas.
Selama lima tahun terakhir, kecelakaan yang melibatkan kendaraan di perlintasan kereta tersebut mencatat lebih dari 300 kasus, dengan korban jiwa mencapai 45 orang.
Pemerintah menargetkan pelaksanaan perbaikan dimulai pada kuartal pertama 2025 dan selesai selambat-lambatnya pada akhir 2027, sesuai rencana jangka menengah.
Anggaran yang dialokasikan mencapai Rp 4,2 triliun, yang mencakup pembangunan flyover, instalasi sistem sinyal otomatis, serta pemasangan pintu gerbang pengaman.
Pelaksanaan teknis akan dikoordinasikan oleh Kementerian PUPR bersama PT Kereta Api Indonesia dan Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Jawa Barat.
Pemerintah Kabupaten Bekasi turut berperan aktif dengan menyediakan lahan, mengatur relokasi, serta mengawasi dampak sosial bagi masyarakat sekitar.
“Saya akan memastikan semua perlintasan kereta yang berbahaya segera ditangani,” ujar Presiden Prabowo pada konferensi pers di Istana Negara.
Flyover yang direncanakan akan menghubungkan Jalan Raya Bekasi dengan Tol Jakarta‑Cikampek, diharapkan dapat mengurangi waktu tempuh kendaraan pribadi hingga 30 persen.
Proyek serupa telah berhasil di wilayah Surabaya pada 2022, dimana 200 perlintasan kereta diperbaiki dan tiga flyover dibangun, menurunkan angka kecelakaan sebesar 40 persen.
Warga Bekasi menyambut baik inisiatif tersebut, meski sebagian mengkhawatirkan potensi gangguan selama masa konstruksi.
Pemerintah menyiapkan tim monitoring khusus yang akan mengevaluasi progres bulanan dan melaporkan hasilnya kepada DPR.
Beberapa tantangan teknis, seperti kepadatan jaringan rel dan kondisi tanah lunak, diperkirakan dapat diatasi melalui studi geoteknik dan penggunaan teknologi konstruksi modular.
Hingga kini, studi kelayakan telah selesai, dan proses lelang kontraktor dijadwalkan selesai pada akhir Agustus 2024.
Dengan langkah ini, diharapkan keselamatan di perlintasan kereta Bekasi meningkat signifikan dan mobilitas warga menjadi lebih optimal.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan