Media Kampung – Kepala tim teknis Marc Marquez, Marco Rigamonti, mengungkapkan pendekatan baru yang diterapkan pembalap Ducati tersebut untuk tampil kompetitif pasca cedera bahu kanan. Strategi ini menjadi kunci di balik dua kemenangan gemilang yang diraih Marquez pada sprint race dan balapan utama MotoGP Hungaria 2026 di Sirkuit Balaton Park.
Marquez, yang masih dalam masa pemulihan setelah menjalani operasi ketujuh pada bahu kanannya akibat kecelakaan di MotoGP Indonesia Oktober 2025, berhasil meraih pole position dan mengonversinya menjadi kemenangan ganda. Keberhasilan ini mengejutkan banyak pihak, termasuk bos Ducati Davide Tardozzi yang mengaku masih bisa terkesima dengan kemampuan pembalap asal Spanyol tersebut.
Rigamonti menjelaskan bahwa Marquez belum sepenuhnya pulih secara fisik. “Ini lebih tentang tenaga. Ia belum 100 persen mampu menggunakan tenaga itu di setiap lap,” ujarnya dilansir dari MotoSport Espana. Untuk mengatasi keterbatasan tersebut, Marquez menyesuaikan gaya berkendaranya, terutama di tikungan kiri yang menjadi favoritnya namun sulit dilalui akibat cedera.
Meski sukses di Hungaria yang memiliki sirkuit berlawanan arah jarum jam, Rigamonti mengingatkan bahwa tantangan masih menanti di seri berikutnya, seperti MotoGP Ceko di Sirkuit Brno dan Belanda di Assen, yang memiliki lebih banyak tikungan kanan. Marquez sendiri mengakui bahwa kondisi fisiknya belum memungkinkan untuk bersaing memperebutkan gelar juara dunia MotoGP 2026.
Kemenangan di Hungaria menjadi yang pertama bagi Marquez musim ini dan mengakhiri penantian panjang sejak September tahun lalu. Hasil ini juga menandai kemenangan ke-100 dalam karier grand prix-nya sekaligus kemenangan ke-100 Ducati di kelas MotoGP. Manajer Ducati Gigi Dall’Igna mengaku sulit menemukan kata-kata untuk menggambarkan pencapaian tersebut.
Dengan tambahan 37 poin dari akhir pekan sempurna di Hungaria, Marquez kini berada di posisi kelima klasemen sementara, tertinggal 72 poin dari pemimpin kejuaraan Marco Bezzecchi. Namun, ia menegaskan belum siap untuk perebutan gelar dan tetap fokus pada pemulihan serta adaptasi.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan