Media Kampung – Manajer tim Ducati Lenovo, Davide Tardozzi, menyatakan ketidakpastian mengenai kesiapan Marc Marquez untuk turun pada balapan di Mugello akhir Mei ini. Hal ini berkaitan dengan cedera serius yang dialami pembalap asal Spanyol tersebut setelah kecelakaan di sprint race Le Mans.

Marquez baru saja menjalani dua operasi sekaligus pada kaki dan bahunya untuk memperbaiki cedera yang cukup parah. Operasi pertama dilakukan untuk mengatasi patah tulang kaki yang dialaminya saat kecelakaan kemarin, sedangkan operasi kedua dilakukan lebih cepat dari jadwal awal untuk mengatasi masalah saraf radial pada lengan kanannya.

Operasi bahu yang dijalani Marquez bertujuan untuk melepaskan kompresi pada saraf radial di lengan kanannya, sebuah kondisi yang membuatnya harus mengendarai motor dengan hanya satu setengah lengan sepanjang musim ini. Dokter bedah juga melepas dua sekrup yang bermasalah dari operasi sebelumnya serta fragmen tulang akibat cedera yang terjadi pada insiden tahun lalu bersama Marco Bezzecchi di Mandalika.

Tardozzi memberikan pujian tinggi atas perjuangan Marquez yang mampu meraih dua kemenangan di sprint race meskipun dalam kondisi fisik yang sangat terbatas. Ia menyebut Marquez sebagai “superhero” yang menunjukkan ketangguhan luar biasa dalam menghadapi situasi sulit.

Untuk seri Catalunya yang berlangsung akhir pekan ini, Ducati memutuskan tidak menggantikan Marquez. Aturan saat ini memperbolehkan tim untuk tidak mengganti pembalap dalam kondisi balapan back-to-back. Namun, jika Marquez tidak dapat tampil di Mugello, Ducati akan menyiapkan pengganti.

Sementara itu, pembalap Tech3 Maverick Vinales yang juga menjalani operasi pengangkatan sekrup di bahunya dilaporkan akan kembali berlaga di Catalunya setelah absen enam minggu. Kondisi Marquez dinilai lebih kompleks karena harus menjalani dua operasi sekaligus.

Ketidakpastian waktu kembalinya Marquez membuatnya berpotensi absen di dua seri Eropa berturut-turut, yaitu Catalunya dan Mugello. Hal tersebut tentu berdampak pada peluangnya untuk mengejar ketertinggalan poin dari rival di puncak klasemen, Marco Bezzecchi.

Publik kini menanti apakah Marquez dapat pulih total dan kembali menunjukkan performa terbaiknya di paruh kedua musim. Pengakuan Tardozzi tentang kemampuan Marquez yang luar biasa dengan kondisi fisik terbatas menambah rasa penasaran akan comeback sang pembalap.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.