Media Kampung – Santi Cazorla, pemain veteran berusia 41 tahun, masih aktif bermain di Real Oviedo meski dengan menit bermain yang sangat terbatas selama musim 2025/2026. Kondisi ini membuat peluangnya untuk tampil di Piala Dunia 2026 bersama Timnas Spanyol semakin menipis.
Meski memiliki pengalaman luas dengan total 81 caps dan 15 gol untuk Timnas Spanyol, Cazorla terakhir kali membela negaranya pada November 2019. Sejak saat itu, kontribusinya di tim nasional tidak bertambah, menandakan bahwa dirinya telah mengakhiri kiprah internasionalnya meskipun belum secara resmi mengumumkan pensiun.
Peran Cazorla di Real Oviedo dalam musim ini pun terbilang minimal. Klub yang kini sudah dipastikan terdegradasi tersebut hanya memberikan menit bermain terbatas untuk sang gelandang, yang membuatnya sulit menunjukkan performa terbaiknya di level klub. Situasi ini juga menjadi salah satu faktor utama yang menutup peluangnya untuk kembali dipanggil memperkuat La Furia Roja di Piala Dunia 2026.
Seiring dengan regenerasi skuad yang tengah berlangsung di Timnas Spanyol, nama-nama senior seperti Cazorla mulai tergeser oleh pemain muda yang lebih konsisten dan berperforma di level klub. Meski demikian, Cazorla tetap dikenang sebagai salah satu pemain penting yang pernah mengukir prestasi bersama tim nasional, terutama di era sebelumnya.
Kondisi terkini Real Oviedo di La Liga musim ini cukup sulit, dengan hasil yang kurang memuaskan dan ancaman degradasi yang sudah pasti. Santi Cazorla pun sempat menjadi sorotan ketika masuk sebagai pemain pengganti dalam pertandingan melawan Real Madrid di Santiago Bernabeu, yang berakhir dengan kemenangan 2-0 bagi Los Blancos.
Dalam pertandingan tersebut, meskipun Oviedo tampil tanpa tekanan juara, kehadiran Cazorla memberikan sedikit warna di lini tengah. Namun, upayanya tidak cukup untuk mengubah hasil pertandingan yang didominasi oleh Real Madrid. Santi Cazorla pun masih menunjukkan semangat bermain meski di usia yang sudah tidak muda lagi.
Dengan situasi ini, fokus Cazorla kemungkinan besar akan tetap di level klub, sementara Timnas Spanyol lebih memprioritaskan regenerasi pemain untuk menghadapi kompetisi internasional mendatang. Perjalanannya yang panjang dan dedikasinya terhadap sepak bola Spanyol tetap menjadi bagian penting dari sejarah La Furia Roja.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan