Media Kampung – Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,6 mengguncang wilayah Tenggara Pacitan, Jawa Timur, pada Sabtu (27/6) pukul 14.47 WIB. Guncangan terasa kuat hingga ke Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah, memicu kepanikan warga.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kemudian memutakhirkan parameter gempa menjadi M 5,3 dengan kedalaman 53 kilometer. Episenter gempa terletak di koordinat 9,05° LS dan 111,11° BT, tepatnya di laut pada jarak 96 kilometer arah Tenggara Pacitan.
Menurut BMKG, gempa ini tergolong gempa bumi dangkal yang dipicu oleh aktivitas subduksi lempeng di selatan Pulau Jawa. Getaran dirasakan nyata oleh warga di Sleman dan Kota Yogyakarta. Alia Putri, mahasiswi di Maguwoharjo, Sleman, mengaku panik saat gempa terjadi. “Gempa cukup kencang, bikin panik. Ternyata di gang kos, sudah banyak orang teriak gempa,” ujarnya.
Warga Jetis, Linda, juga merasakan guncangan dan mengaitkannya dengan rentetan gempa global belakangan ini. “Iya terasa, kemarin habis baca Venezuela dilanda gempa kembar, terus di California dan Jepang ada gempa, jadi parno aja, sekarang merasakan gempa,” tuturnya. Ia berharap tidak ada gempa susulan yang lebih besar.
BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpancing isu yang tidak bertanggung jawab. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan kerusakan berarti akibat gempa tersebut.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan