Media Kampung – Sebuah warung di Desa Awang-Awang, Mojokerto, terbakar diduga karena korsleting listrik. Api berhasil dipadamkan setelah hampir dua jam berusaha dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran setempat.

Kejadian ini menyebabkan kerugian materi sekitar Rp15 juta, namun untungnya tidak menimbulkan korban jiwa. Kebakaran tersebut berlangsung cukup lama sehingga api sempat membesar dan menghanguskan seluruh bangunan warung.

Proses pemadaman dilakukan oleh petugas pemadam kebakaran yang datang ke lokasi setelah menerima laporan dari warga sekitar. Mereka membutuhkan waktu hampir dua jam untuk benar-benar mengendalikan api agar tidak meluas ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Saksi mata menyebutkan bahwa tidak ada aktivitas mencurigakan sebelum kebakaran terjadi. Mereka hanya mendengar suara ledakan kecil bersamaan dengan munculnya api di dalam warung. Warga sekitar segera membantu menghubungi petugas pemadam dan melakukan upaya awal pemadaman dengan alat seadanya.

Petugas berpesan agar masyarakat lebih berhati-hati dalam penggunaan instalasi listrik, terutama pada tempat usaha kecil seperti warung, agar kejadian serupa tidak terulang. Pemeriksaan dan perawatan instalasi listrik secara rutin sangat penting untuk mencegah risiko kebakaran.

Hingga saat ini, pihak kepolisian dan petugas terkait masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Penanganan dan pemulihan di lokasi kebakaran juga terus dilakukan untuk mengantisipasi potensi bahaya lanjutan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.