Media Kampung – Pengurus Daerah Ikatan Bidan Indonesia (PD IBI) Provinsi Jawa Timur menggelar seminar hybrid di Surabaya sebagai puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Ikatan Bidan Indonesia. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 30 Juni 2026, itu diikuti sekitar 4.000 bidan dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur.

Seminar tersebut dihadiri Kepala Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Provinsi Jawa Timur, organisasi profesi kesehatan, serta sejumlah mitra dan pemangku kepentingan lainnya.

Momentum Perkuat Profesionalisme Bidan

Ketua PD IBI Provinsi Jawa Timur, Dr. Hj. Siti Maimunah, S.ST., Bd., M.Keb, mengatakan bahwa peringatan HUT ke-75 menjadi momentum bagi organisasi untuk terus memperkuat profesionalisme bidan sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan ibu, bayi, dan keluarga. “Perjalanan 75 tahun IBI bukan sekadar perjalanan sebuah organisasi, tetapi merupakan wujud komitmen dalam memperkuat profesi, meningkatkan kualitas pengabdian, serta mendukung terwujudnya Generasi Emas Indonesia 2045,” ujarnya.

Pembekalan Tiga Narasumber Strategis

Dalam seminar tersebut, peserta mendapatkan pembekalan dari tiga narasumber yang membahas isu strategis di bidang kebidanan. Materi pertama disampaikan oleh Dr. Dwi Krisna Imawan, Sp.OG., M.Ked.Klin., yang mengulas pentingnya pelayanan kebidanan melalui Program Bidan Delima sebagai upaya meningkatkan mutu praktik kebidanan secara profesional, mandiri, dan berdaya saing.

Selanjutnya, Hj. Nur Cita Qomariyah, M.Kom., LCMC., CPS., CSE., membawakan materi mengenai pemanfaatan media sosial sebagai sarana edukasi kesehatan. Menurutnya, penggunaan media digital secara tepat dapat memperluas penyebaran informasi kesehatan sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap profesi bidan.

Materi penutup disampaikan Ketua Umum Pengurus Pusat IBI, Dr. Ade Jubaedah, S.SiT., MM., MKM. Dalam paparannya, ia menegaskan bahwa bidan memiliki posisi strategis dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak yang menjadi fondasi pembangunan sumber daya manusia Indonesia. Ia juga mengajak seluruh bidan untuk terus meningkatkan kompetensi, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta menghadirkan inovasi pelayanan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Diskusi berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari peserta. Berbagai pertanyaan dan pengalaman lapangan menjadi bagian dari pembahasan yang memperkaya wawasan para bidan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Penghargaan bagi Mitra dan TPMB

Selain seminar, PD IBI Jawa Timur juga memberikan penghargaan kepada Pengurus Cabang IBI Kabupaten/Kota, Tempat Praktik Mandiri Bidan (TPMB), serta para mitra yang dinilai memiliki kontribusi dalam penguatan organisasi dan peningkatan mutu pelayanan kebidanan.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, PD IBI Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia bidan sebagai mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan pelayanan kesehatan ibu dan anak yang berkualitas serta mendukung tercapainya visi Indonesia Emas 2045.


Artikel ini telah ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Media Kampung.