Media Kampung – Komunitas Junior News Anchor di Surabaya membuktikan bahwa menjadi pembawa acara berita bukan hanya milik orang dewasa. Anak-anak dan remaja yang tergabung di dalamnya tampil percaya diri, kritis, dan memukau di depan kamera. Mereka tidak sekadar membaca teks, tetapi juga belajar memahami berita, mengatur intonasi, dan menjaga ekspresi wajah.
Tiga perwakilan komunitas—Kirana, Nilov, dan Nafilis—berbagi pengalaman dalam program Dialog Komunitas di Pro 4 RRI Surabaya, Sabtu, 27 Juni 2026. Dipandu oleh penyiar Chandra, mereka mengupas tuntas bagaimana komunitas ini menjadi wadah mengasah kemampuan public speaking, kejurnalistikan, dan rasa percaya diri sejak dini.
Belajar Public Speaking dengan Metode Menyenangkan
Kirana menceritakan awal ketertarikannya bergabung. Menurutnya, menjadi news anchor cilik memberikan tantangan seru. “Banyak yang mengira kami cuma membaca teks di prompter. Padahal, kami juga belajar bagaimana memahami isi berita, mengatur intonasi, dan menjaga ekspresi wajah agar informasi sampai dengan baik ke penonton,” ujarnya.
Nilov menambahkan, komunitas menerapkan metode belajar yang menyenangkan sehingga anggota tidak bosan atau tertekan. “Kami belajar lewat praktik langsung. Mulai dari cara duduk yang tegap, teknik pernapasan, sampai cara mengatasi gugup kalau tiba-tiba salah ucap. Di sini kami diajari untuk tidak takut salah,” kata Nilov.
Dampak Positif: Meningkatkan Literasi dan Berpikir Kritis
Nafilis menyoroti dampak positif yang dirasakannya. “Sejak ikut komunitas ini, saya jadi lebih suka membaca dan mencari tahu apa yang sedang terjadi di sekitar. Kami dilatih untuk berpikir kritis dan menyaring informasi, jadi tidak mudah termakan hoax,” jelas Nafilis.
Komunitas Junior News Anchor menangkap peluang besar di era digital. Dengan maraknya media sosial dan konten video, keterampilan berbicara di depan publik menjadi aset berharga untuk masa depan anak-anak. Di akhir dialog, ketiga narasumber muda mengajak anak-anak dan remaja di Surabaya untuk tidak ragu mencoba hal baru dan mengasah potensi diri melalui dunia penyiaran dan jurnalistik.
Melalui program Dialog Komunitas, Pro 4 RRI Surabaya terus berkomitmen memberikan panggung bagi komunitas lokal, khususnya gerakan kepemudaan dan anak-anak yang membawa dampak positif bagi perkembangan karakter generasi bangsa.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan