Media Kampung – Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah mendistribusikan 288.865 unit Interactive Flat Panel (IFP) ke satuan pendidikan di seluruh Indonesia pada tahun 2025. IFP merupakan papan interaktif digital yang berfungsi sebagai media pembelajaran interaktif, efektif, dan menyenangkan.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Muti menyatakan bahwa siswa dan guru telah memanfaatkan IFP dalam proses belajar mengajar di sekolah. Berdasarkan penelitian, keberadaan IFP terbukti efektif meningkatkan kualitas pembelajaran dan motivasi belajar siswa.

“Sekarang sudah digunakan dan sudah ada. Penelitian yang menunjukkan dampak IFP terhadap kualitas pembelajaran dan juga terhadap motivasi belajar,” kata Menteri Muti dalam keterangan pers di Istana Merdeka, Kamis, 11 Juni 2026.

Pembelajaran dengan IFP merupakan bagian dari upaya pemerintah mendorong percepatan digitalisasi pendidikan di Indonesia. IFP berupa layar besar dengan berbagai fungsi seperti papan tulis digital dan proyektor.

Program pemanfaatan IFP sebagai media pembelajaran resmi diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto pada 17 November 2025. Presiden Prabowo berharap program ini dapat mendukung proses belajar siswa agar lebih efektif dan membuka akses lebih luas terhadap beragam pengetahuan.

“Alhamdulillah panel ini kita harapkan untuk bisa membantu semua siswa di seluruh Indonesia untuk belajar lebih baik, belajar lebih semangat. Belajar lebih cepat, punya akses kepada semua ilmu, semua bahan yang diperlukan,” ujar Presiden Prabowo dalam pernyataan yang dikutip dari situs Sekretariat Presiden.

Dengan distribusi yang masif dan dukungan penelitian, IFP diharapkan menjadi salah satu pilar utama transformasi digital di ruang kelas Indonesia.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.