Media Kampung – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) menggelar Seminar Nasional sekaligus meluncurkan program ICTE di Gedung Guru Indonesia, Jakarta, pada Rabu, 20 Mei 2026. Kegiatan ini bertujuan membuka akses pembelajaran transformatif bagi guru di seluruh Indonesia sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas pendidikan nasional.

Seminar yang mengangkat tema Innovative and Impactful Universities for Advanced Indonesia 2045 tersebut membahas berbagai inovasi dan kolaborasi di dunia pendidikan tinggi. Salah satu fokus utama adalah implementasi Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi Berdampak serta relevansi kampus terhadap kebutuhan industri saat ini.

Ketua Umum PGRI, Unifah Rosyidi, menegaskan bahwa guru merupakan ujung tombak perubahan dalam dunia pendidikan. Oleh sebab itu, transformasi pendidikan harus benar-benar menyentuh para pendidik di sekolah agar mutu pendidikan Indonesia dapat meningkat secara signifikan.

“PGRI terus berupaya mendukung pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan dengan fokus memperkuat kompetensi guru,” ujar Unifah. Ia menambahkan bahwa PGRI menjalankan program pembelajaran gratis bagi satu juta guru di seluruh Tanah Air, memberikan mereka kesempatan belajar bersama untuk memahami penerapan pembelajaran transformatif secara mendalam.

Program ini dirancang untuk membantu guru agar mampu mengikuti perkembangan terbaru dalam dunia pendidikan dan metode pembelajaran modern. Banyak guru, terutama dari jenjang sekolah dasar, yang menunjukkan minat tinggi untuk mempelajari konsep pembelajaran tersebut secara langsung di PGRI.

Selain peningkatan kompetensi para pendidik, seminar juga mengangkat isu mutu lulusan perguruan tinggi. Perguruan tinggi didorong agar menyesuaikan keterampilan lulusannya dengan kebutuhan zaman supaya mereka lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja dan industri.

Unifah menegaskan pentingnya guru untuk bersikap adaptif terhadap perubahan yang terjadi di dunia pendidikan modern. Kesediaan mereka untuk terus belajar dan terbuka terhadap metode pembelajaran yang lebih mendalam menjadi kunci keberhasilan transformasi pendidikan nasional.

Dengan upaya ini, PGRI tidak hanya membuka peluang pembelajaran yang lebih luas bagi guru, tetapi juga memastikan tenaga pendidik Indonesia mampu berkontribusi secara maksimal dalam mencetak generasi penerus yang siap menghadapi masa depan Indonesia Emas 2045.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.