Media Kampung – Pendaftaran Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) untuk jenjang SMA dan SMK di Yogyakarta tahun 2026 dibuka dengan berbagai jalur seperti domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi. Proses ini penting diikuti oleh siswa kelas 9 yang berdomisili di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) agar dapat melanjutkan pendidikan ke sekolah menengah atas di wilayah tersebut.
Yogyakarta dikenal sebagai pusat pendidikan dengan banyak sekolah unggulan serta biaya hidup yang relatif terjangkau. Hal ini menjadi alasan utama tingginya minat calon siswa untuk mendaftar melalui jalur SPMB di kota ini. Pendaftaran dan seleksi dilakukan secara daring melalui situs resmi spmb.jogjaprov.go.id dengan jadwal yang telah ditetapkan secara rinci.
Calon peserta dari luar DIY yang lulus pada tahun 2026 wajib mengikuti Tes Kompetensi Akademik Dasar (TKAD) yang meliputi mata pelajaran IPA dan bahasa Inggris. Tes ini dilaksanakan secara tatap muka pada tanggal 25 dan 26 Mei 2026 di sekolah-sekolah yang telah ditunjuk. Sementara itu, bagi calon siswa lulusan sebelum tahun 2026, penginputan data dilakukan secara online pada 2 sampai 5 Juni 2026.
Selain itu, ada tahap pengecekan data kependudukan dan nilai rapor yang berlangsung secara daring pada 18 hingga 29 Mei 2026. Verifikasi dokumen untuk jalur afirmasi, mutasi, dan prestasi juga dilakukan antara 2 sampai 5 Juni 2026 melalui laman resmi. Pengajuan akun dan aktivasi PIN dilakukan pada 11 sampai 17 Juni 2026, dan pendaftaran seleksi SPMB reguler untuk jalur domisili radius, afirmasi, mutasi, serta prestasi berlangsung pada 22 dan 23 Juni 2026.
Perubahan pilihan jenis sekolah atau jalur dapat dilakukan hingga pukul 15.59 WIB pada tanggal 23 Juni. Pendaftaran untuk jalur domisili wilayah akan dibuka kembali pada 24 sampai 25 Juni 2026 dengan penutupan pukul 16.00 WIB. Pengumuman hasil seleksi akan diumumkan secara daring pada 26 Juni 2026, diikuti dengan proses daftar ulang yang berlangsung hingga 1 Juli 2026 di sekolah masing-masing.
Bagi calon siswa cadangan, seleksi akan dilakukan secara daring pada 6 dan 7 Juli 2026 dengan pengumuman hasil pada 8 Juli, dan daftar ulang bagi yang diterima dilaksanakan pada 8 dan 9 Juli 2026. Khusus untuk pendaftaran SPMB SLB Negeri di Yogyakarta, proses mulai dari pendaftaran hingga pengumuman hasil dan daftar ulang berlangsung antara Mei dan Juni 2026 dengan pelaksanaan secara tatap muka di sekolah.
Kuota penerimaan siswa SPMB SMA/SMK Jogja tahun 2026 dibagi menjadi empat jalur utama, yaitu jalur domisili dengan porsi 35 persen yang terbagi antara radius 5 persen dan wilayah 30 persen, jalur afirmasi 30 persen, jalur prestasi 30 persen, serta jalur mutasi 5 persen. Skema ini bertujuan menjaga pemerataan akses pendidikan sekaligus memberikan kesempatan bagi siswa berprestasi dan mereka yang memiliki kondisi khusus.
Persyaratan umum bagi calon siswa SMAN mencakup kepemilikan ijazah atau surat keterangan lulus SMP/MTs, usia maksimal 21 tahun per 1 Juli 2026, dan nilai rapor selama lima semester di jenjang SMP/MTs. Untuk SMKN, selain persyaratan tersebut, calon siswa wajib memenuhi ketentuan khusus program keahlian, termasuk tes bebas buta warna yang harus diunggah saat pengajuan akun pada periode 11 sampai 17 Juni 2026.
Bagi calon siswa SLB Negeri, persyaratan meliputi batas usia minimal sesuai jenis sekolah dan melampirkan hasil asesmen dari tenaga profesional seperti dokter atau psikolog. Pendaftaran SPMB SMA/SMK Jogja 2026 dilakukan secara bertahap mulai Mei hingga Juli melalui portal resmi, sehingga calon peserta dan orang tua diharapkan mempersiapkan diri dengan baik mengikuti seluruh tahapan yang berlaku.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan