Media Kampung – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Jember bersama TK Al Hidayah Modangan serta orang tua melaksanakan kegiatan menanam sayuran dari galon bekas, dorong ketahanan pangan keluarga.
Kegiatan berlangsung pada Senin, 27 April 2026, di pekarangan TK Al Hidayah Modangan, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar.
Lebih dari dua puluh mahasiswa KKN, guru TK, serta sejumlah orang tua murid berpartisipasi dalam proses penanaman.
Galon air minum bekas dikumpulkan oleh para orang tua, dibersihkan, dipotong, dan dijadikan pot mini untuk menanam bibit.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengenalkan kepada anak-anak bahwa kebutuhan pangan, khususnya sayuran, dapat dipenuhi secara mandiri meskipun dengan lahan terbatas,” ujar Ibu Desi Nurhayati, Kepala TK Al Hidayah Modangan.
Tujuan utama adalah menumbuhkan kesadaran akan pentingnya produksi pangan rumah tangga dan mengurangi ketergantungan pada pasar.
Kegiatan juga mengintegrasikan aspek motorik, kognitif, serta sosial‑emosional anak, sekaligus menanam nilai tanggung jawab dan kerja sama.
Proses dimulai dengan pembersihan galon, pemotongan bagian atas, pengeboran lubang drainase, lalu pengisian campuran tanah dan pupuk organik.
Para anak menanam berbagai jenis sayuran seperti kangkung, bayam, sawi, cabai, tomat, dan terong, yang dipilih karena cepat panen dan mudah dirawat.
Wajah anak terlihat antusias saat mengisi tanah, menabur bibit, dan menyiram tanaman bersama orang tua.
Salah satu wali murid menyatakan, “Kegiatan ini sangat bermanfaat, tidak hanya untuk anak-anak tetapi juga bagi kami sebagai orang tua. Kami jadi lebih sadar bahwa menanam sayuran di rumah itu mudah dan bisa membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga.”
Mahasiswa KKN memberikan panduan singkat tentang penyiraman rutin, pencahayaan yang cukup, dan penggunaan pupuk organik.
Setelah penanaman, mahasiswa menyerahkan bibit tambahan kepada warga sekitar untuk memperluas jaringan kebun rumah.
Harapannya, setiap keluarga dapat memanfaatkan pekarangan sekecil apapun untuk menghasilkan sayuran segar, sehat, dan bebas bahan kimia.
Inisiatif ini sekaligus menumbuhkan budaya menanam di lingkungan keluarga, mendukung upaya ketahanan pangan jangka panjang.
Penggunaan galon bekas juga mengurangi sampah plastik, selaras dengan program pendidikan lingkungan hidup di sekolah.
TK Al Hidayah Modangan berencana mengintegrasikan kegiatan serupa ke dalam kurikulum bulanan.
Pihak sekolah berkomitmen menyediakan ruang belajar kebun mini dan melibatkan lebih banyak orang tua pada tahun ajaran berikutnya.
Mahasiswa KKN akan kembali pada bulan September untuk memantau pertumbuhan tanaman dan memberikan pendampingan lanjutan.
Hingga akhir pekan ini, tanaman yang ditanam telah menunjukkan pertumbuhan daun pertama, menandakan keberhasilan awal program.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan