Media KampungDenada tidak hadir di pernikahan putranya Ressa Rizky Rosano yang dilangsungkan pada Sabtu, 25 April 2026, karena memprioritaskan keinginan sang anak. Keputusan tersebut menimbulkan perhatian publik mengingat sang ibu berada di Jakarta pada hari acara.

Pernikahan Ressa berlangsung di Banyuwangi, Jawa Timur, dengan kehadiran keluarga inti dan tamu terbatas. Acara tersebut menjadi sorotan media hiburan setelah kabar ketidakhadiran Denada tersebar.

Dalam sebuah wawancara di kanal Youtube Intens Investigasi, Denada mengonfirmasi bahwa ia berada di Jakarta pada saat pernikahan berlangsung. Ia menegaskan keinginan kuatnya untuk menyaksikan langsung momen bahagia putranya.

Meski memiliki keinginan pribadi, Denada memutuskan untuk menuruti permintaan Ressa yang menginginkan pernikahan berlangsung tanpa kehadiran fisik sang ibu. Ia menilai bahwa kebahagiaan anak menjadi prioritas utama.

Denada menyatakan, “Saya ingin hari itu sesuai dengan yang dia inginkan, sesuai yang dia mau, sesuai yang dia harapkan.” Pernyataan itu menegaskan komitmennya sebagai ibu yang menghargai pilihan anak dewasa.

“Sebagai seorang ibu, jika ditanya apakah ingin hadir, tentu ingin sekali,” ujar Denada, menambah bahwa kehadirannya secara fisik harus dikorbankan demi kenyamanan Ressa. Ia menekankan pentingnya menghormati keinginan sang putra.

Keputusan tersebut diambil setelah diskusi dengan Ressa yang menginginkan suasana intim tanpa tekanan eksternal. Denada pun berusaha memastikan tidak ada faktor yang mengganggu kebahagiaan anaknya.

Berbicara tentang hadiah, Denada menilai doa sebagai kado paling tulus untuk pernikahan Ressa. Ia juga menyiratkan adanya hadiah pribadi yang akan diberikan secara terpisah.

Denada mengaku telah berkoordinasi dengan keluarga besan untuk menjalin silaturahmi di lain waktu, termasuk rencana kunjungan ke Banyuwangi. Ia berharap dapat bertemu langsung dengan menantu baru Ressa dalam waktu dekat.

Hubungan antara Denada dan Ressa dilaporkan membaik setelah beberapa bulan terakhir, meski sempat tegang akibat perbedaan pandangan sebelumnya. Kedua pihak kini tampak lebih harmonis, menandakan proses rekonsiliasi yang berhasil.

Denada, penyanyi berusia 47 tahun, dikenal luas di industri musik Indonesia sejak era 1990-an. Kariernya yang panjang menjadikannya figur publik yang selalu berada di sorotan media.

Reaksi publik beragam, sebagian mengapresiasi sikap Denada yang mengedepankan kepentingan anak, sementara yang lain menyayangkan ketidakhadirannya. Media sosial dipenuhi komentar yang menyoroti nilai kebersamaan keluarga.

Ke depan, Denada berencana mengunjungi Banyuwangi untuk merayakan momen kebahagiaan bersama Ressa secara pribadi. Ia menegaskan bahwa doa dan dukungan terus mengalir bagi keluarga baru tersebut.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.