Media Kampung – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Universitas Muhammadiyah Jember melaksanakan program literasi anak usia dini di Perpustakaan Desa (Perpusdes) Tambakrejo pada tanggal 22 April 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan minat baca serta kemampuan literasi anak sejak dini sebagai fondasi pendidikan.
Program melibatkan 30 mahasiswa KKN RPL, pengelola Perpusdes, anak‑anak PAUD/TK, wali murid, serta warga desa yang hadir secara sukarela. Dukungan resmi berasal dari Kepala Desa Tambakrejo, yang menekankan pentingnya sinergi antara lembaga pendidikan dan masyarakat.
Dalam sambutan pembukaan, Kepala Desa Tambakrejo menegaskan, “Literasi sejak usia dini adalah pondasi utama bagi masa depan anak,” dan mengajak semua pihak untuk berpartisipasi aktif dalam menciptakan budaya membaca.
Mahasiswa KKN memulai sesi dengan pengenalan fungsi perpustakaan kepada anak‑anak melalui tur singkat, diikuti oleh sesi storytelling yang menampilkan buku bergambar berbahasa Indonesia. Storytelling dirancang untuk menstimulasi imajinasi serta meningkatkan kosakata peserta.
Setelah storytelling, mahasiswa memfasilitasi kegiatan membaca bersama, dimana anak‑anak dibagi dalam kelompok kecil dan membaca buku secara bergantian. Kegiatan ini membantu mengasah kemampuan membaca lancar dan meningkatkan rasa percaya diri.
Selanjutnya, mahasiswa menyelenggarakan permainan edukatif berupa puzzle huruf dan lomba menebak kata yang mengaitkan unsur literasi dengan kreativitas. Permainan tersebut berhasil menarik perhatian anak‑anak dan menciptakan atmosfer belajar yang menyenangkan.
Bagi wali murid, mahasiswa memberikan sosialisasi tentang peran keluarga dalam memupuk kebiasaan membaca di rumah, termasuk strategi pemilihan buku sesuai usia dan jadwal membaca harian. Materi tersebut disampaikan dalam bentuk diskusi interaktif.
Pengelola Perpusdes juga menerima pelatihan singkat mengenai pengelolaan koleksi buku anak, teknik penyuluhan, serta cara menarik minat kunjungan anak ke perpustakaan. Pelatihan ini diharapkan memperkuat layanan perpustakaan pada jangka panjang.
Selama kegiatan, antusiasme anak terlihat jelas melalui tawa, pertanyaan, dan partisipasi aktif, sementara warga desa memberikan apresiasi terhadap upaya peningkatan literasi. Beberapa orang tua menyatakan niat untuk mengatur waktu membaca bersama anak di rumah.
Dengan adanya program ini, diharapkan literasi anak usia dini di Desa Tambakrejo meningkat secara signifikan, yang pada gilirannya akan mendukung pencapaian standar pendidikan nasional. Mahasiswa KKN menargetkan peningkatan skor literasi minimal 15 persen dalam enam bulan ke depan.
Tim KKN RPL berencana melanjutkan kegiatan dengan penyediaan perpustakaan keliling serta pengadaan buku bacaan baru yang relevan dengan kurikulum PAUD. Kolaborasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Jember akan dipertimbangkan untuk memperluas jangkauan program.
Hingga akhir pekan, semua materi dan buku yang digunakan telah disumbangkan kepada Perpusdes Tambakrejo, dan evaluasi awal menunjukkan peningkatan minat baca pada 80 persen peserta anak. Program ini kini menjadi contoh model penguatan literasi yang dapat direplikasi di desa lain.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan