Media Kampung – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Universitas Muhammadiyah Jember menyelenggarakan Parenting Edukatif bertema Pengenalan Lingkungan Sehat pada Jumat, 24 April 2026 di KB Al Barokah Pekauman.
Kegiatan ini melibatkan seluruh siswa taman kanak-kanak KB Al Barokah dengan tujuan mengajarkan nilai kebersihan dan kepedulian lingkungan melalui metode bermain.
Pembukaan diawali dengan penyampaian materi tentang fase golden age, periode kritis dalam perkembangan anak yang sangat menyerap informasi dari lingkungan sekitar.
Mahasiswa KKN menekankan bahwa pembelajaran pada usia dini lebih efektif bila dibungkus dalam aktivitas yang menyenangkan.
Selanjutnya, anak-anak diajak mempraktikkan pemilahan sampah organik dan anorganik menggunakan wadah berwarna berbeda.
Proses ini tidak hanya mengajarkan konsep daur ulang, tetapi juga menumbuhkan kebiasaan memilah sampah sejak kecil.
Permainan cuci tangan yang benar juga menjadi bagian inti, dengan demonstrasi langkah-langkah selama 20 detik.
Anak-anak diminta menirukan gerakan sambil menyanyikan lagu kebersihan, sehingga teknik tercetak dalam ingatan mereka.
Selain itu, diselenggarakan permainan tebak gambar yang menampilkan situasi lingkungan bersih dan kotor.
Melalui diskusi singkat setelah setiap ronde, peserta dapat membedakan tindakan yang mendukung atau merusak kebersihan.
Seluruh rangkaian aktivitas dijalankan dalam suasana interaktif, dipandu oleh guru TK dan mahasiswa KKN secara bersamaan.
Antusiasme peserta terlihat jelas dari tawa dan semangat yang tinggi selama sesi berlangsung.
Seorang mahasiswa KKN menyatakan, ‘Kami berharap anak-anak dapat memahami pentingnya kebersihan sejak dini dan menjadikannya kebiasaan harian.’
Mahasiswa menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada pembentukan karakter anak usia dini.
Program tersebut memberi kesempatan mahasiswa mengaplikasikan ilmu pendidikan kesehatan dan lingkungan yang diperoleh di bangku kuliah.
Kegiatan ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa mengasah keterampilan komunikasi, perencanaan, dan evaluasi lapangan.
Hal ini bertujuan memperluas jangkauan edukasi kebersihan dan lingkungan kepada lebih banyak anak pra-sekolah.
Data awal menunjukkan peningkatan pemahaman anak tentang pentingnya mencuci tangan sebanyak 85 persen setelah sesi berlangsung.
Selain itu, 90 persen peserta berhasil mengidentifikasi jenis sampah organik dan anorganik dengan benar.
Observasi guru TK mengonfirmasi perubahan perilaku anak, seperti meningkatkan frekuensi mencuci tangan sebelum makan.
Mahasiswa juga mencatat peningkatan rasa empati terhadap lingkungan di antara peserta.
Dalam konteks regional, program ini sejalan dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten Jember yang menekankan pendidikan lingkungan sejak usia dini.
Upaya tersebut diharapkan dapat menurunkan angka penyakit menular terkait sanitasi pada anak balita.
Universitas Muhammadiyah Jember berkomitmen melanjutkan kolaborasi dengan lembaga pendidikan anak usia dini untuk program berkelanjutan.
Rencana ke depan meliputi pelatihan guru TK mengenai metode pembelajaran berbasis permainan.
Selain itu, materi edukatif akan diintegrasikan ke dalam kurikulum harian di KB Al Barokah.
Mahasiswa KKN akan melakukan monitoring bulanan untuk menilai efektivitas jangka panjang program.
Dengan pendekatan yang menyenangkan, diharapkan generasi muda Jember tumbuh menjadi warga yang peduli kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Kegiatan ini menegaskan peran aktif perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan