Media KampungBulog Jember menggerakkan literasi pangan dengan mengadakan program edukasi langsung bagi siswa di wilayah Jember pada Sabtu, 25 April 2026.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di lahan persawahan Desa Karang Duren, Kecamatan Balung, yang dipilih karena kondisi tanah subur dan representatif bagi produksi padi di Jember, sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan dan menyiapkan generasi pertanian masa depan.

Puluhan siswa dan siswi turun ke sawah untuk menanam benih padi, mempraktikkan teknik penanaman yang diajarkan oleh petani setempat serta dibimbing oleh tenaga ahli Bulog dan petani lokal, sehingga mereka dapat mengaplikasikan pengetahuan tentang persiapan lahan, pemupukan, dan penanaman secara tepat.

Setelah proses penanaman selesai, rombongan berpindah ke lahan pertanian di Desa Kasian Timur, Kecamatan Puger, untuk menyaksikan proses panen raya secara langsung, di mana peserta tidak hanya memanen padi tetapi juga mencatat hasil produksi untuk belajar tentang evaluasi produktivitas.

Kegiatan panen memberikan pengalaman nyata kepada peserta, yang sebelumnya hanya melihat aktivitas petani dari jauh, memperkuat pemahaman mereka tentang siklus pertanian lengkap mulai dari penanaman hingga pasca panen.

Siswa Muhamad Zaki Awaludin menyatakan, “Kegiatan menanam benih dan memanen padi merupakan pengalaman baru yang sangat menarik dan membuka wawasan kami tentang pertanian.”

Ia menambahkan bahwa teknik yang dipelajari dapat menjadi dasar bagi mereka yang ingin berkarier di bidang agrikultur.

Wakil Pincab Bulog Jember, Novrizal Ibnu Murwandono menegaskan bahwa program literasi pangan merupakan bagian integral dari komitmen perusahaan dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Selain kegiatan lapangan, para peserta diajak mengunjungi pabrik penggilingan dan gudang penyimpanan Bulog untuk melihat proses penggilingan gabah menjadi beras serta tahap pengepakan, termasuk proses pembersihan gabah, pengeringan, dan penggunaan mesin modern yang meningkatkan kualitas beras.

Pemahaman tentang rantai pasok ini menjelaskan bagaimana beras yang dihasilkan didistribusikan melalui program bantuan sosial dan berperan menstabilkan harga pasar.

Program terus berlanjut dengan rencana kunjungan serupa ke sekolah lain di Kabupaten Jember, menandakan komitmen jangka panjang Bulog dalam meningkatkan literasi pangan, dengan evaluasi positif dari pihak sekolah dan orang tua serta rencana menambah frekuensi program dan memperluas jaringan kerjasama dengan lembaga pendidikan di seluruh Jawa Timur.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.