Media Kampung – Sesilia Tristianti, putra seorang sopir, berhasil meraih predikat Wisudawan Teladan pada Wisuda ke‑54 Universitas Muhammadiyah Jember, menorehkan prestasi gemilang di antara ribuan lulusan.

Acara puncak berlangsung di Gedung Ahmad Zainuri, diiringi sorak tepuk tangan dari hadirin yang menyambut kehadirannya di podium rapat terbuka Senat Wisuda.

Dalam pidatonya yang lugas, Sesilia mengungkapkan latar belakang keluarganya: ayahnya Bok Tarmidi berprofesi sopir, sementara ibunya Istikomah adalah ibu rumah tangga.

Ia menekankan bahwa keduanya tidak menempuh pendidikan sarjana, namun berhasil mengantarkan putrinya menjadi generasi pertama yang meraih gelar sarjana di keluarga.

Selama menempuh studi Ilmu Komunikasi, ia tidak hanya fokus pada perkuliahan, melainkan aktif berkompetisi di tingkat nasional.

Prestasinya meliputi kemenangan sebagai Duta Kampus Unmuh Jember 3.0, Miss Intelligensia Muslimah Jawa Timur 2023, serta posisi Runner Up 5 Putri Kampus Indonesia 2026.

Keberhasilan di bidang pageant dibarengi dengan pencapaian akademik, termasuk kemenangan dalam forum diskusi dan presentasi PTMA se‑Indonesia.

Pengalaman tersebut mengokohkan posisinya sebagai lulusan yang mampu mengintegrasikan wawasan global, religiusitas, dan kompetensi profesional.

Sesilia menyatakan bahwa Unmuh Jember menjadi ruang bagi dirinya dan ratusan wisudawan lainnya untuk mewujudkan mimpi yang semula terasa mustahil.

Ia menegaskan prinsip “there is a will, there is a way” sebagai landasan bahwa setiap lulusan memiliki daya saing tinggi dan tidak perlu gentar bersaing dengan universitas ternama.

Pada akhir wisuda, ia menghibur hadirin dengan membawakan pantun yang mencairkan suasana di depan rektor dan anggota senat.

Di balik keceriaan tersebut, ia menyampaikan pesan mendalam bagi mahasiswa yang masih berjuang, mengingatkan pentingnya pengalaman, rintangan, dan kesulitan sebagai bekal hidup.

Sesilia menitipkan motivasi agar mahasiswa terus bertahan, berani menyelesaikan apa yang telah dimulai, dan tidak takut melangkah serta mencoba.

Ia menegaskan bahwa keberanian merupakan awal dari setiap kesuksesan, dan pencapaian tidak ditentukan dari asal usul, melainkan usaha berkelanjutan.

Pesannya menekankan pentingnya kontribusi nyata bagi masyarakat setelah menyelesaikan pendidikan tinggi.

Wisuda ke‑54 Unmuh Jember menandai babak baru bagi Sesilia, yang kini siap mengaplikasikan ilmu dan pengalaman dalam dunia kerja maupun kegiatan sosial.

Keluarga Sesilia menyambut dengan bangga, melihat hasil kerja keras yang mengubah nasib dan membuka peluang lebih luas bagi generasi selanjutnya.

Dengan gelar sarjana di tangan, ia berkomitmen melanjutkan perjalanan profesional sambil tetap menjadi contoh inspiratif bagi pemuda di Jember dan sekitarnya.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.