Media Kampung – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) Universitas Muhammadiyah Jember menggelar serangkaian kegiatan yang menekankan sinergi pendidikan dengan pembinaan keagamaan di Yayasan Darul Quran, Jember. Program ini dilaksanakan pada 21 April 2026 dan melibatkan lebih dari dua puluh mahasiswa serta ribuan orang tua dan anak.
Kegiatan dimulai dengan sesi parenting yang diadakan di lingkungan KB Darul Quran, di mana mahasiswa bersama pengurus yayasan memberikan pemahaman tentang penyesuaian metode belajar sesuai tahap perkembangan anak, khususnya dalam pengenalan calistung. Peserta dipandu untuk mengidentifikasi kebutuhan belajar tiap anak dan merancang strategi pembelajaran yang bersifat interaktif.
Sebagai tindak lanjut, mahasiswa memfasilitasi pembuatan Alat Permainan Edukatif (APE) yang memungkinkan orang tua menciptakan media pembelajaran sederhana berdasarkan ide kreatif masing-masing. Hasilnya berupa rangkaian alat peraga berwarna, mudah diproduksi, dan dapat langsung diterapkan di rumah untuk memperkuat konsep membaca, menulis, dan berhitung.
Selanjutnya, program “Kelas Orang Tua” mengundang para orang tua masuk ke dalam kelas reguler anak untuk menyaksikan proses belajar sambil bermain. Demonstrasi ini menonjolkan metode pembelajaran berbasis permainan yang meningkatkan motivasi dan konsentrasi anak.
Pada sore hari, mahasiswa KKN mendampingi ustadz dan ustadzah di TPQ Darul Quran untuk kegiatan mengaji pada kelompok Tilawati 1 dan Tilawati 3. Pendampingan meliputi latihan makharijul huruf, pembacaan Al‑Qur’an yang tepat, serta hafalan doa harian.
“Kegiatan ini memperkuat peran orang tua sebagai mitra utama dalam pendidikan anak,” ujar Riska Nurul, salah satu mahasiswa KKN RPL. “Kami berharap orang tua dapat menerapkan teknik belajar sambil bermain di rumah setelah program selesai.”
Ketua Yayasan Darul Quran, KH. Ahmad Syarif, menambahkan, “Kolaborasi dengan Unmuh Jember membawa perspektif baru dalam pembinaan religius, sehingga anak-anak tidak hanya menghafal, tetapi juga memahami nilai-nilai moral Al‑Qur’an.”
KKN RPL merupakan program nasional yang menempatkan mahasiswa teknik komputer dalam lingkungan sosial untuk menerapkan ilmu mereka secara praktis. Tahun ini, lebih dari 200 mahasiswa dari berbagai daerah terlibat dalam proyek serupa, memperluas dampak edukatif di wilayah pedesaan dan perkotaan.
Evaluasi awal menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan calistung anak-anak yang mengikuti program, serta peningkatan keaktifan orang tua dalam proses belajar. Data survei menunjukkan 85% orang tua melaporkan perubahan positif pada sikap belajar anak setelah mengikuti kelas orang tua.
Mahasiswa juga merencanakan kunjungan lanjutan pada akhir semester untuk memantau penerapan APE di rumah dan memberikan bimbingan lanjutan. Penilaian berkelanjutan diharapkan dapat memperbaiki kualitas materi serta menyesuaikan dengan kebutuhan spesifik masing‑masing keluarga.
Kerjasama antara Universitas Muhammadiyah Jember dan Yayasan Darul Quran mencakup penyediaan fasilitas, tenaga pengajar, serta sumber daya materi pembelajaran. Kedua belah pihak sepakat untuk memperluas program ke tiga sekolah dasar lain di Jember pada tahun ajaran berikutnya.
Pendekatan holistik yang menggabungkan teknologi, kreativitas, dan nilai keagamaan menekankan pentingnya pendidikan menyeluruh bagi generasi masa depan. Metode belajar sambil bermain yang dipraktikkan mahasiswa terbukti meningkatkan retensi materi dan mengurangi kejenuhan belajar.
Di sisi keagamaan, fokus pada makharijul huruf dan pemahaman makna doa menumbuhkan rasa tanggung jawab spiritual pada anak. Pendekatan interaktif ini memperkaya pengalaman mengaji sehingga tidak lagi bersifat monoton.
Respon masyarakat setempat sangat positif; warga menyatakan rasa bangga karena universitas terdekat turut serta dalam meningkatkan kualitas pendidikan lokal. Beberapa orang tua mengajukan permohonan agar program serupa diadakan secara periodik.
Penilaian akhir program dijadwalkan pada 30 April 2026, dengan laporan hasil yang akan dipublikasikan di portal resmi Unmuh Jember. Temuan tersebut akan menjadi acuan bagi perbaikan kebijakan pendidikan berbasis komunitas di masa mendatang.
Saat ini, semua alat permainan edukatif telah diserahkan kepada keluarga peserta, dan proses pendampingan keagamaan terus berlangsung hingga akhir bulan. Mahasiswa KKN tetap berkomitmen untuk mendukung keberlanjutan sinergi pendidikan di Darul Quran.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Leave a Reply