Media Kampung – Secara resmi Sekjen Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), Asep Kurnia, melaksanakan pelantikan pejabat manajerial dan nonmanajerial Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan Indonesia (Poltek Imipas) pada Senin, 20 April 2026, sebagai langkah konkret mendorong akselerasi transformasi pendidikan.
Acara pelantikan berlangsung di gedung Poltek Imipas, Jl. Raya Imigrasi No.1, Jakarta, dan dihadiri oleh pejabat tinggi kementerian, dosen, serta perwakilan mahasiswa.
Pelantikan tersebut merupakan implementasi Keputusan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia tentang pemberhentian dan pengangkatan jabatan di lingkungan Poltek Imipas, yang ditujukan memperkuat struktur manajerial demi peningkatan mutu pendidikan.
Asep Kurnia menyampaikan, “Kami berkomitmen mempercepat transformasi pendidikan di Poltek Imipas untuk menghasilkan tenaga profesional yang unggul dan siap menghadapi tantangan global.”
Dalam pidatonya, Sekjen menegaskan pentingnya sinergi antara kebijakan pemerintah, kurikulum berbasis teknologi, dan peningkatan kompetensi dosen untuk menciptakan lulusan yang adaptif.
Pejabat yang dilantik meliputi rektor baru, dekan fakultas, kepala biro, serta sejumlah pejabat fungsional yang akan mengelola program akademik, riset, dan kerja sama internasional.
Keputusan ini juga menandai pergantian beberapa pejabat lama yang telah menyelesaikan masa tugasnya, sejalan dengan upaya restrukturisasi organisasi yang lebih responsif.
Poltek Imipas, sebagai institusi pendidikan tinggi di bidang imigrasi dan pemasyarakatan, memiliki peran strategis dalam menyiapkan aparatur negara yang terampil dalam penegakan hukum imigrasi, rehabilitasi narapidana, dan pelayanan publik.
Data internal Poltek menunjukkan bahwa pada tahun akademik 2025/2026, jumlah mahasiswa meningkat 12% menjadi 3.200 orang, sementara program studi baru di bidang keamanan siber dan manajemen pemasyarakatan tengah dalam tahap persiapan.
Pembentukan unit riset dan inovasi juga menjadi agenda prioritas, dengan target meluncurkan tiga proyek kolaboratif bersama lembaga internasional dalam dua tahun ke depan.
Selain itu, Poltek Imipas akan memperluas kerja sama dengan perguruan tinggi luar negeri untuk program pertukaran dosen dan mahasiswa, guna menambah wawasan global.
Langkah ini selaras dengan visi Kemenimipas untuk menjadikan pendidikan imigrasi dan pemasyarakatan sebagai motor penggerak reformasi birokrasi dan peningkatan pelayanan publik.
Dengan struktur kepemimpinan yang baru, diharapkan proses akreditasi program studi dapat diselesaikan lebih cepat, serta penerapan kurikulum berbasis kompetensi dapat dioptimalkan.
Secara keseluruhan, pelantikan pejabat Poltek Imipas pada 20 April 2026 menandai fase baru dalam upaya percepatan transformasi pendidikan, mengintegrasikan kebijakan nasional dengan kebutuhan lapangan kerja serta perkembangan teknologi terkini.
Kondisi terbaru menunjukkan bahwa seluruh pejabat yang baru dilantik telah menyelesaikan proses orientasi dan siap memimpin implementasi program strategis yang telah direncanakan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.






Tinggalkan Balasan