Media Kampung – Menteri Agama (Menag) mengapresiasi konsistensi Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) dalam membangun umat melalui jalur pendidikan, menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat pendidikan Islam di Indonesia.

Pertemuan berlangsung pada 20 April 2026 di kantor pusat Kementerian Agama, Jakarta, dan dihadiri langsung oleh Menteri Agama beserta timnya, termasuk Muhammad Suhaidi dan Agus Yusron.

Pimpinan NWDI, Muhammad Zainul Majdi, mempresentasikan capaian lembaga selama tiga tahun terakhir, menyoroti peningkatan jumlah santri dan fasilitas belajar yang lebih modern.

Tim Gerakan Berintegrasi (TGB) yang hadir turut memberikan laporan tentang kolaborasi antara Kementerian Agama dan NWDI dalam program beasiswa serta pelatihan guru.

“Kami menghargai dedikasi NWDI yang konsisten dalam menyediakan pendidikan berkualitas bagi umat,” kata Menag dalam sambutan singkatnya.

Majdi menanggapi, “Dukungan Kementerian Agama memungkinkan kami memperluas jangkauan pendidikan Islam ke daerah‑daerah terpencil,” ia menambahkan.

NWDI telah mengoperasikan lebih dari 150 madrasah dan pondok pesantren sejak 2019, dengan rata‑rata kenaikan pendaftar tahunan sebesar 12 persen.

Pendidikan agama dianggap sebagai pilar utama dalam membentuk karakter bangsa, sehingga pemerintah menempatkannya sebagai prioritas dalam agenda pembangunan nasional.

Kementerian Agama menyalurkan alokasi anggaran khusus untuk renovasi gedung, penyediaan buku teks, serta pelatihan metodologi pengajaran di lembaga NWDI.

Data resmi Kementerian menunjukkan bahwa lulusan NWDI memiliki tingkat kelulusan ujian akhir lebih tinggi dibandingkan rata‑rata nasional, mencapai 89 persen.

Ke depan, NWDI berencana membuka 30 cabang baru di wilayah Jawa Timur dan Bali, selaras dengan target pemerintah memperluas akses pendidikan Islam.

Kolaborasi ini juga melibatkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi untuk sinkronisasi kurikulum dan standar akreditasi.

Respons masyarakat setempat positif, dengan peningkatan partisipasi orang tua dalam program beasiswa dan kegiatan ekstrakurikuler yang diadakan NWDI.

Saat ini, proses renovasi tiga pondok di Kabupaten Jember telah memasuki tahap akhir, diperkirakan selesai pada akhir bulan Mei 2026.

Menag menutup pertemuan dengan harapan bahwa sinergi antara pemerintah dan lembaga keagamaan akan terus menghasilkan generasi yang cerdas, berakhlak, dan berdaya saing.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.