Media Kampung – Presiden Prabowo Subianto memberikan perintah kepada Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian untuk mencatat pejabat daerah dan perangkat desa yang tidak hadir dalam acara peresmian operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu, 16 Mei 2026.
Acara peresmian yang berlangsung di Koperasi Desa Merah Putih Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono, tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk anggota DPR RI, kepala daerah dari berbagai wilayah, serta jajaran kabinet. Presiden Prabowo memastikan seluruh menteri Kabinet Merah Putih hadir, termasuk Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto.
Sebelum memberikan sambutan, Presiden sempat ingin menyapa para pejabat yang hadir berdasarkan daftar hadir yang berisi 67 nama. Namun, karena jumlahnya cukup banyak, Presiden memutuskan untuk tidak menyebutkan satu per satu. Ia menegaskan pentingnya kehadiran para kepala daerah dan pejabat dalam acara tersebut.
Presiden Prabowo menegaskan agar Mendagri Tito Karnavian memeriksa dan mencatat pejabat daerah yang tidak hadir, termasuk melakukan pengecekan terkait sumber anggaran jika ada pejabat yang melakukan kunjungan ke luar negeri. “Ini sekalian diabsen, dicatat ya pejabat-pejabat yang tidak hadir tapi kita berfikir positif. Pasti ada kegiatan yang lebih penting atau berada di luar negeri, dicek juga biaya dari mana,” ujar Presiden.
Selain itu, Presiden menegaskan bahwa kepala daerah wajib mendapatkan izin dari Menteri Dalam Negeri untuk melakukan kunjungan kerja ke luar negeri. “Itu ada izin tidak? Harus izin ya, izin ke Mendagri,” tegasnya.
Dalam acara tersebut, sejumlah anggota DPR RI dari berbagai komisi turut hadir, antara lain Wakil Ketua Komisi IV Abdul Kharis Almasyhari dan Alex Indra Lukman, Wakil Ketua Komisi VI Eko Hendro Purnomo, serta anggota Komisi VI Muhammad Hatta, Komisi VIII Sigit Purnomo atau dikenal sebagai Pasha Ungu, dan Komisi X Verrel Bramasta.
Para kepala daerah yang hadir dan disebutkan secara langsung oleh Presiden antara lain Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Bupati Pamekasan Kholillutrahman, Bupati Banyuwangi Ifuk Fiestiandani, Bupati Bondowoso Abdul Hamid, Bupati Jember Muhammad Fawait, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Bupati Malang M Sanusi, serta Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi. Selain itu, wali kota dari beberapa daerah seperti Surabaya, Mojokerto, Kediri, Batu, Blitar, Madiun, Magetan, Lumajang, dan Pasuruan juga hadir dalam peresmian ini.
Acara ini menandai langkah penting dalam pengembangan koperasi desa dan kelurahan di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah, sekaligus menjadi momen bagi Presiden Prabowo untuk menegaskan pentingnya disiplin dan akuntabilitas pejabat daerah dalam menjalankan tugasnya.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan