Media Kampung – PT Abadi Nusantara Hijau Tbk. (PACK) dan PT TBS Energi Utama Tbk. (TOBA) sedang mengupayakan pendanaan besar-besaran yang diperkirakan mencapai Rp8,2 triliun. Pendanaan ini akan dialokasikan untuk melunasi pinjaman serta mendukung ekspansi tambang nikel yang dimiliki oleh PACK.

Rencana Rights Issue PACK

PACk berencana melakukan rights issue untuk menghimpun dana sebesar Rp8,2 triliun. Dana tersebut akan digunakan untuk menyelesaikan pinjaman dari beberapa aksi akuisisi yang telah dilakukan. Selain itu, PACK juga akan mengakuisisi 100 persen saham PT Bukit Makmur Istindo Nikeltama (Bumanik) senilai Rp1,39 triliun. Transaksi ini diharapkan dapat selesai sebelum 22 April 2027 dengan persetujuan yang diperlukan dari RUPSLB dan Kementerian ESDM.

Kinerja Bumanik

Selama periode Januari hingga Agustus 2026, Bumanik mencatatkan peningkatan pendapatan sebesar 37,5% menjadi Rp1,08 triliun. Namun, laba bersih perusahaan mengalami penurunan sebesar 22,9% menjadi Rp242,59 miliar. Penurunan laba ini menunjukkan adanya potensi masalah dalam biaya operasional dan keuangan, karena tidak ada catatan laba usaha yang jelas.

Akuisisi Denway Development Ltd

Selain itu, PACK juga mengincar akuisisi Denway Development Ltd di Hong Kong senilai Rp5,73 triliun. Transaksi ini akan memungkinkan PACK untuk mengonsolidasikan lebih banyak kepemilikan di tambang PT Karyatama Konawe Utara dan PT Konutara Sejati, yang saat ini kepemilikannya terbagi dengan Denway Development Ltd.

Prospek Saham TOBA

Sementara itu, TOBA sedang mempersiapkan pendanaan bertahap hingga SGD555 juta melalui penerbitan saham preferen dan waran sintetis. Pendanaan ini bertujuan untuk mempertahankan kontrol bisnis yang ada, meskipun potensi biaya pendanaan bisa meningkat untuk investor.

Pertimbangan Bagi Investor

Investor diharapkan untuk memperhatikan harga pelaksanaan rights issue dari PACK serta biaya preferen dari TOBA yang belum diumumkan. Penting bagi mereka untuk menganalisis secara cermat antara peluang dan risiko yang ada sebelum mengambil keputusan investasi.