Media Kampung – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali tertekan aksi jual investor asing pada perdagangan Senin (22/6/2026). Data hingga sesi I menunjukkan nilai jual bersih (net foreign sell) mencapai Rp 976,66 miliar di seluruh pasar. IHSG sendiri ditutup melemah 1,62 persen ke level 6.002 pada sesi pertama.
Total pembelian investor asing (foreign buy) tercatat Rp 1,59 triliun, sementara penjualan (foreign sell) mencapai Rp 2,57 triliun. Artinya, selisih jual bersih asing hampir Rp 1 triliun dalam setengah hari perdagangan.
Saham Paling Diburu Jual Asing
Aksi jual asing terkonsentrasi pada saham perbankan dan komoditas. Berikut daftar lima besar net sell asing di sesi I:
- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) – net sell Rp 172,08 miliar (volume 59,21 juta saham)
- PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) – net sell Rp 155,53 miliar (volume 78,19 juta saham)
- PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) – net sell Rp 71,68 miliar (volume 19,55 juta saham)
- PT Bumi Resources Tbk (BUMI) – net sell Rp 63,31 miliar (volume 392,10 juta saham)
- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) – net sell Rp 55,84 miliar (volume 13,64 juta saham)
Selain itu, PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) juga mencatat net sell Rp 53,10 miliar dengan volume 89,14 juta saham.
Tekanan jual asing ini terjadi di tengah sentimen global yang kurang mendukung, termasuk kekhawatiran perlambatan ekonomi dan ketidakpastian suku bunga. IHSG sempat anjlok hingga 5,03 persen di awal sesi sebelum pulih sebagian.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Bursa Efek Indonesia atau regulator terkait langkah stabilisasi. Pasar masih menunggu perkembangan lebih lanjut pada sesi II.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan