Media Kampung – Waterpark Sumber Udel di Blitar akan menjalani renovasi besar pada tahun 2026 dengan alokasi dana sekitar Rp 2 miliar.

Rencana pembaruan ini diumumkan oleh Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Blitar, Rike Rochmawati, sebagai upaya menjaga kenyamanan dan keamanan pengunjung.

Renovasi difokuskan pada beberapa elemen yang mulai menunjukkan tanda penurunan kualitas, antara lain lantai keramik, waterboom, serta area tribun dan jembatan.

“Yang direncanakan direnovasi itu lantai keramik, kemudian waterboom. Selain itu ada beberapa titik lain seperti tribun dan jembatan,” ujar Rike pada Senin (4/5).

Perbaikan lantai keramik diharapkan menghilangkan keretakan yang dapat menimbulkan risiko tergelincir pada pengunjung.

Waterboom, sebagai atraksi utama, akan diperbaharui dengan struktur yang lebih kuat dan sistem sirkulasi air yang lebih efisien.

Tribun penonton dan jembatan penghubung antar zona juga masuk dalam daftar prioritas, mengingat tingginya lalu lintas pejalan kaki selama akhir pekan.

Rike menekankan bahwa setiap titik perbaikan dipilih berdasarkan penilaian teknis dan tingkat kepadatan penggunaan.

Kondisi saat ini menunjukkan penurunan estetika dan fungsi pada beberapa fasilitas, yang dapat memengaruhi persepsi wisatawan.

“Karena ini salah satu destinasi wisata andalan Kota Blitar, tentu fasilitasnya harus terus dijaga supaya pengunjung tetap nyaman,” kata Rike.

Pemerintah Kota Blitar menilai bahwa investasi Rp 2 miliar akan memberikan nilai tambah jangka panjang bagi sektor pariwisata lokal.

Anggaran tersebut mencakup biaya material, tenaga kerja, serta pengawasan kualitas selama proses pembangunan.

Proses perencanaan teknis masih berada pada tahap penyusunan, sehingga rincian jadwal pelaksanaan belum final.

Rike menambahkan bahwa detail pengerjaan akan disesuaikan dengan hasil akhir perencanaan dan evaluasi lapangan.

Tim teknis Dinas Kebudayaan dan Pariwisata bekerja sama dengan konsultan konstruksi untuk menghasilkan desain yang sesuai standar keamanan publik.

Selain perbaikan fisik, renovasi juga mencakup peningkatan sistem pencahayaan dan penataan taman sekitar untuk menciptakan suasana yang lebih nyaman.

Kegiatan renovasi diharapkan tidak mengganggu operasional sebagian area yang masih dapat berfungsi selama proses pembangunan.

Pihak pengelola parkir dan akses masuk akan diatur ulang sementara untuk memastikan alur lalu lintas tetap lancar.

Rike menegaskan bahwa tujuan utama renovasi adalah meningkatkan kualitas layanan wisata serta menarik lebih banyak kunjungan.

“Harapannya setelah direnovasi nanti pengunjung semakin nyaman dan daya tarik wisata juga meningkat,” pungkasnya.

Jika renovasi berjalan sesuai rencana, Waterpark Sumber Udel dapat kembali menjadi magnet utama bagi wisatawan lokal dan regional.

Pengunjung yang sebelumnya menilai fasilitas sudah usang diharapkan merasakan perubahan signifikan setelah selesai.

Pemerintah Kota Blitar juga berencana melakukan promosi pasca‑renovasi melalui media sosial dan kerjasama dengan agen travel.

Strategi ini diharapkan dapat meningkatkan kunjungan pada musim liburan dan event khusus kota.

Renovasi ini merupakan bagian dari program revitalisasi destinasi wisata yang lebih luas di wilayah Blitar.

Beberapa objek lain, seperti taman budaya dan museum, juga berada dalam daftar prioritas perbaikan dalam beberapa tahun ke depan.

Dengan sinergi antara pemerintah, pihak pengelola, dan masyarakat, diharapkan Waterpark Sumber Udel tetap menjadi simbol rekreasi keluarga yang aman dan menyenangkan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.