Media Kampung – PT PLN (Persero) terus memperkuat pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Madura melalui kolaborasi strategis dengan berbagai pihak. Langkah terbaru diwujudkan dalam penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara PLN dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Sumenep, PT Wira Usaha Sumekar, pada rangkaian acara Madura EV-Day 2026, Minggu, 21 Juni 2026.

Kerja sama ini bertujuan mengintegrasikan potensi kedua belah pihak untuk mendukung operasional, penyediaan fasilitas, serta perluasan pasar kendaraan listrik di Kabupaten Sumenep. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya percepatan transisi energi bersih di daerah.

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama PT Wira Usaha Sumekar, Zeinul Ubbadi, bersama General Manager PT PLN (Persero) UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir, yang diwakili Manager Strategi Pemasaran, Rukmito Ari Ardianto.

Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN UID Jawa Timur, Andre P. R. Lengkong, menegaskan bahwa sinergi antara PLN, pemerintah daerah, dan BUMD menjadi faktor penting dalam mendorong terbentuknya ekosistem energi hijau yang berkelanjutan.

“Kolaborasi ini diharapkan mampu mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik sekaligus meningkatkan pemanfaatan energi bersih di sektor transportasi daerah,” ujar Andre.

Menurut Andre, pengembangan kendaraan listrik tidak hanya bergantung pada ketersediaan infrastruktur pengisian daya, tetapi juga memerlukan dukungan berbagai pemangku kepentingan agar adopsi kendaraan listrik dapat berjalan lebih luas dan berkelanjutan.

Melalui kerja sama ini, PLN dan PT Wira Usaha Sumekar berkomitmen mendukung program pemerintah dalam mengurangi emisi karbon dan mempercepat penggunaan energi ramah lingkungan di Kabupaten Sumenep. Dengan kolaborasi ini, diharapkan pemanfaatan kendaraan listrik di Madura, khususnya di Sumenep, semakin meningkat dan memberikan kontribusi terhadap terciptanya transportasi yang lebih efisien dan berwawasan lingkungan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.