Media Kampung – Toyota resmi memperkenalkan Hilux BEV generasi kesembilan sebagai pikap listrik murni pertama di keluarga Hilux. Kendaraan ini tidak hanya mengandalkan efisiensi energi, tetapi juga mempertahankan reputasi ketangguhan di medan berat. Salah satu inovasi utamanya adalah sistem Multi-Terrain Select (MTS) yang pertama kali diterapkan pada mobil listrik Toyota.

Sistem MTS pada Hilux BEV menawarkan lima mode berkendara yang secara otomatis mengatur distribusi torsi dan pengereman. Mode tersebut meliputi Rock untuk jalur berbatu, Sand untuk pasir, Mud untuk lumpur, Dirt untuk tanah dan kerikil, serta Mogul yang khusus meredam guncangan di permukaan tidak rata. Sistem ini juga dilengkapi Mode Otomatis yang dapat membaca perilaku kendaraan dan memilih setelan ideal secara instan.

Daya jelajah Hilux BEV ditopang oleh baterai lithium-ion berkapasitas 59,2 kWh dengan sistem pendingin air. Baterai terdiri dari 80 sel dalam lima modul yang ditempatkan di dalam sasis ladder frame tanpa mengurangi ruang kabin Double Cab atau bak belakang. Toyota merancang struktur sub-frame baterai dengan pola diamond pattern yang fleksibel untuk mengantisipasi puntiran sasis saat melintasi medan kasar. Baterai juga dilindungi pelat pelindung bawah dan penguat benturan aluminium di rel samping sasis.

Untuk pengisian daya, Hilux BEV mendukung DC fast charging 125 kW dengan koneksi CCS2 yang mampu mengisi dari 10 persen hingga 80 persen dalam 30 menit. Pengisian AC hingga 10 kW membutuhkan waktu sekitar 6,5 jam untuk pengisian penuh. Berdasarkan pengujian WLTP, jarak tempuh mencapai 257 km, sementara di rute perkotaan bisa mencapai 380 km. Jarak ini dinilai ideal untuk operasional komersial seperti kehutanan, industri, bandara, dan pelabuhan.

Toyota memastikan prinsip QDR (Quality, Durability, and Reliability) tetap terjaga pada versi elektrik ini. Hilux BEV telah melewati pengujian fisik yang identik dengan varian ICE dan Mild Hybrid 48V. Salah satu bukti ketangguhannya adalah kemampuan wading depth sedalam 700 mm berkat isolasi total baterai dan penempatan breather eAxle yang tinggi. Dengan sasis tangguh, poros belakang de Dion rigid axle, dan penggerak AWD permanen, Hilux BEV siap menjadi standar baru pikap ramah lingkungan tanpa mengorbankan kemampuan off-road legendaris.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.