Media Kampung – Diduga sopir mengantuk, mobil nyemplung ke Kali M1 Bandara Soetta pada Selasa 5 Mei 2026, mengakibatkan kendaraan terperosok ke saluran air utama bandara.
Insiden terjadi sekitar pukul 11.00 WIB di Jalan Selapajang Neglasari, Tangerang, tepat di depan gerbang masuk kawasan industri.
Menurut Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang, Andia S. Rahman, sopir tidak dapat mengendalikan mobil akibat mengantuk.
"Sopir diduga hilang kendali dan membuat mobil tercebur," ujar Andia dalam konferensi pers di lokasi kejadian.
Tim pemadam kebakaran dan unit penyelamat BPBD segera dikerahkan untuk mengevakuasi kendaraan yang terdampar di dalam air.
Petugas damkar harus masuk ke dalam aliran Kali M1 dengan peralatan selam ringan untuk mengamankan mobil dan membantu sopir keluar.
"Korban jiwa ataupun luka serius tidak ada, hanya kerugian materi," tegas Andia, menegaskan tidak ada korban jiwa.
Mobil yang terlibat adalah Toyota Rush berwarna biru dengan nomor polisi tidak diumumkan, diperkirakan mengalami kerusakan total.
Jalan Selapajang Neglasari dikenal sebagai jalur akses utama ke Bandara Soetta, dengan volume lalu lintas tinggi terutama pada jam sibuk.
Penutupan sementara jalan tersebut menyebabkan kemacetan di jalur alternatif, sehingga pihak kepolisian mengatur arus lalu lintas dengan petugas lalu lintas.
BPBD mencatat bahwa faktor kelelahan mengantuk menjadi penyebab utama kecelakaan serupa di wilayah Jabodetabek, dengan data 2025 menunjukkan peningkatan 12% kasus serupa.
Pihak berwenang mengingatkan pengemudi untuk beristirahat cukup sebelum menempuh perjalanan panjang, terutama pada siang hari yang panas.
Warga sekitar melaporkan suara gemuruh air ketika mobil terjatuh, dan beberapa saksi menyebutkan mobil melaju dengan kecepatan sedang sebelum tiba-tiba melambat.
Tim penyelamat mengevakuasi sopir setelah mobil dipindahkan ke tepi kali menggunakan derek mobil khusus.
Kerugian materi diperkirakan mencakup perbaikan jalan, pemulihan aliran air, serta ganti rugi pemilik kendaraan.
Pemerintah daerah Tangerang berjanji akan melakukan audit menyeluruh pada kondisi jalan di sekitar bandara untuk mencegah kejadian serupa.
Sementara itu, BPBD tetap memantau kondisi aliran Kali M1 untuk memastikan tidak terjadi pencemaran atau hambatan aliran air.
Hingga saat ini, tidak ada laporan lanjutan tentang penyebab pasti, namun penyelidikan masih berlangsung.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan