Media Kampung – Hari ini, Sabtu 23 Mei 2026, Ikatan Alumni SMA Taruna Nusantara (Ikastara) akan menentukan sosok pemimpin baru untuk periode 2026-2029 melalui agenda puncak Musyawarah Nasional ke-11. Kepemimpinan yang kini dijabat Mohamad Fachri dari angkatan TN16 akan segera beralih kepada ketua baru yang terpilih melalui e-voting yang telah berlangsung.
Ikastara sendiri resmi berdiri pada 11 Juni 1994 di Magelang, Jawa Tengah, sebagai organisasi yang mewadahi para alumni SMA Taruna Nusantara, sebuah sekolah berasrama yang dikenal prestisius di Indonesia. Sejak berdirinya, Ikastara telah dipimpin oleh empat ketua umum yang berasal dari angkatan berbeda.
Ketua pertama Ikastara adalah Anang Kurniawan Hanudji, alumnus angkatan pertama atau TN1 yang mengawali perjalanan organisasi ini. Setelahnya, kepemimpinan berlanjut pada Deddi Nordiawan yang melanjutkan tongkat estafet dalam mengelola organisasi alumni ini.
Periode berikutnya dipimpin oleh Prof. Ir. Teuku Faisal Fathani, S.T., M.T., Ph.D., yang merupakan alumnus angkatan keenam, TN6. Kepemimpinan terakhir sebelum periode yang akan segera berakhir dijalankan oleh Mohamad Fachri dari angkatan TN16, menandai kontinuitas pergantian ketua yang erat dengan keberagaman angkatan alumni.
Proses pemilihan ketua baru lewat e-voting menandai upaya Ikastara dalam mengadopsi metode demokrasi digital dalam penentuan kepemimpinan. Hasil e-voting tersebut akan diumumkan dalam acara puncak Musyawarah Nasional yang berlangsung hari ini, sebagai bagian dari agenda organisasi untuk terus memperkuat ikatan antar alumni dan meningkatkan kontribusi mereka bagi kemajuan SMA Taruna Nusantara dan masyarakat luas.
Seiring pergantian kepemimpinan, Ikastara diharapkan dapat terus berkembang dan memperkokoh jaringan alumni yang tersebar di berbagai bidang. Peran ketua umum menjadi sentral dalam mengarahkan program, kegiatan, serta sinergi antar alumni yang terus berlanjut sejak berdirinya organisasi ini lebih dari tiga dekade lalu.
Dengan momentum Musyawarah Nasional ke-11 ini, Ikastara tidak hanya menegaskan komitmennya sebagai wadah bagi lulusan SMA Taruna Nusantara, tetapi juga membuka ruang bagi generasi baru untuk membawa organisasi ke arah yang lebih progresif dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Keputusan hari ini akan menjadi tonggak penting bagi Ikastara dalam menentukan arah masa depan organisasi dan perannya dalam memperkuat jaringan alumni SMA Taruna Nusantara di seluruh Indonesia.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan