Media Kampung, Zlatan Ibrahimovic melontarkan kritik tajam kepada skuad Argentina setelah menyaksikan Lionel Messi membawa timnya meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Mesir di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Legenda Swedia itu menilai juara bertahan terlalu bergantung pada pemain berusia 39 tahun tersebut.

Berbicara kepada Fox Sports, Ibrahimovic mengaku kagum dengan kebangkitan Messi yang sempat tertinggal 0-2. “Anda bisa melihat ada sesuatu yang berubah. Dia menjadi seperti binatang buas dan tak ada yang bisa menghentikannya,” ujarnya. Namun, ia menekankan bahwa Argentina tidak bisa terus-menerus mengandalkan Messi untuk menyelamatkan mereka di setiap pertandingan sistem gugur.

“Untuk sedikit bersikap kritis, rekan setimnya perlu lebih meningkatkan performa dan membantu. Dia berada di level yang berbeda. Jika Messi terus bermain seperti ini hingga akhir, tidak ada yang akan terkejut. Namun, dia membutuhkan bantuan,” kata Ibrahimovic.

Messi saat ini memimpin perebutan Sepatu Emas dengan delapan gol, unggul atas Kylian Mbappe dan Erling Haaland yang masing-masing mencetak tujuh gol. Penampilannya melawan Mesir membuat Ibrahimovic memuji semangat juang mantan rekan setimnya di Barcelona itu.

Thierry Henry, yang bergabung dalam siaran yang sama, juga memuji kemampuan Messi yang terus menentang usia dan ekspektasi. “Jika Anda menulis naskah seperti itu, ini adalah jenis film yang menurut Anda tidak mungkin nyata. Tapi Messi menulis sejarah dengan kakinya,” kata Henry.

Setelah kemenangan atas Mesir, Messi kini telah mencetak 21 gol Piala Dunia sepanjang kariernya, melampaui Miroslav Klose. Catatan gol internasionalnya mencapai 125 gol dalam 204 penampilan untuk Argentina.

Argentina selanjutnya akan menghadapi Swiss di babak perempat final yang akan digelar di Kansas City, Sabtu ini. Swiss lolos setelah menang adu penalti atas Kolombia.