Media Kampung, Roberto Martinez resmi mengundurkan diri sebagai pelatih tim nasional Portugal setelah gagal membawa timnya melaju ke perempat final Piala Dunia 2026. Keputusan itu diumumkan usai Portugal kalah 0-1 dari Spanyol di babak 16 besar, Selasa (7/7) dini hari WIB.

Gol tunggal Mikel Merino pada menit ke-90 memastikan langkah Portugal terhenti di Dallas Stadium. Penampilan Portugal dinilai terlalu hati-hati dan kurang memiliki urgensi untuk mencetak gol, sehingga menuai kritik tajam.

Kegagalan di Dua Generasi Emas

Martinez sebelumnya juga gagal mengoptimalkan generasi emas Belgia saat menangani tim tersebut dari 2016 hingga 2022. Bersama pemain seperti Eden Hazard, Kevin De Bruyne, dan Romelu Lukaku, Belgia hanya sekali mencapai semifinal Piala Dunia (2018), tersingkir di perempat final Euro 2020, dan gagal total di Piala Dunia 2022 dengan kandas di fase grup.

Bersama Portugal, yang dilatih sejak 2023, Martinez membawa tim meraih gelar UEFA Nations League 2024-2025, namun hanya mampu mencapai perempat final Euro 2024 dan terhenti di 16 besar Piala Dunia 2026 — yang menjadi turnamen besar terakhir bagi Cristiano Ronaldo.

Pernyataan Perpisahan Martinez

Dalam pernyataannya, Martinez mengonfirmasi bahwa laga melawan Spanyol adalah pertandingan terakhirnya bersama Portugal. Ia menyampaikan terima kasih kepada rakyat Portugal, para pemain, federasi, dan staf pelatih.

“Saya ingin berterima kasih kepada rakyat Portugal karena ini adalah perjalanan yang luar biasa — sebuah kehormatan yang tidak dapat saya ungkapkan dengan kata-kata,” ujar Martinez, dikutip dari akun Henry Winter.

Ia juga memuji komitmen para pemain dalam membangun tim. “Ada 45 pertandingan, menghasilkan rekor terbaik dalam sejarah Portugal. Itu dimungkinkan karena komitmen para pemain. Saya pergi dengan kenangan tak terlupakan memenangkan Nations League, memecahkan rekor,” tambahnya.

Martinez menegaskan bahwa meskipun memiliki pemain hebat, yang terpenting adalah membangun tim. Ia mengucapkan terima kasih kepada Federasi Sepak Bola Portugal atas dukungannya.

Era Baru Portugal

Dengan mundurnya Martinez, Portugal kini memasuki era baru. Federasi dihadapkan pada tugas mencari pengganti yang mampu membawa tim lebih jauh, terutama setelah gagal di dua turnamen besar di bawah asuhan Martinez.