Media Kampung – Timnas Inggris nyaris mengalami mimpi buruk di babak 32 besar Piala Dunia 2026 saat berhadapan dengan Republik Demokratik Kongo di Atlanta, Kamis (2/7/2026) dinihari WIB. Tertinggal lebih dulu sejak menit keenam, Inggris akhirnya selamat berkat dua gol Harry Kane di babak kedua yang membawa mereka menang 2-1 dan melaju ke babak 16 besar.
Kejutan dari RD Kongo
RD Kongo, yang berada di peringkat 46 dunia, tampil berani sejak awal. Mereka mengubah formasi dari 5-3-2 menjadi 4-4-2, yang membuat Inggris kesulitan. Gol cepat Brian Cipenga pada menit ke-6 mengejutkan Inggris dan membuat mereka tertekan. Kiper RD Kongo, Lionel Mpasi, tampil gemilang dengan serangkaian penyelamatan yang mengingatkan pada performa legendaris Jan Tomaszewski di Wembley 1973.
Perjuangan Inggris di Babak Pertama
Sepanjang babak pertama, Inggris mendominasi penguasaan bola namun gagal menciptakan peluang berarti. Marcus Rashford dan Noni Madueke kesulitan menembus pertahanan rapat RD Kongo. Upaya Rashford dari sisi kiri masih melebar, sementara umpan-umpan silang Inggris tidak menemukan sasaran. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Kebangkitan di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Inggris meningkatkan intensitas serangan. Setelah beberapa peluang terbuang, Harry Kane akhirnya menyamakan kedudukan pada menit ke-74 melalui sundulan memanfaatkan umpan silang Anthony Gordon. Gol ini menjadi titik balik. RD Kongo mulai tertekan, dan Inggris terus menggempur.
Pada menit ke-86, Kane kembali menjadi pahlawan. Ia melepaskan tembakan keras dari tepi kotak penalti yang tak mampu dijangkau Mpasi. Gol tersebut memastikan kemenangan 2-1 bagi Inggris dan membuat mereka lolos ke babak 16 besar.
Fakta Menarik
Dua gol Kane membuatnya melewati catatan gol Pele di Piala Dunia, dengan total 13 gol sepanjang turnamen. Inggris hanya pernah memenangkan satu pertandingan Piala Dunia sebelumnya saat kebobolan lebih dulu, yaitu final 1966 melawan Jerman Barat.
Lawan Selanjutnya: Meksiko
Kemenangan ini membawa Inggris ke babak 16 besar untuk menghadapi tuan rumah Meksiko di Stadion Azteca. Meksiko sebelumnya mengalahkan Ekuador 2-0. Pelatih Thomas Tuchel harus segera membenahi kelemahan timnya, terutama dalam menghadapi serangan balik cepat dan permainan fisik, jika ingin melangkah lebih jauh.
Artikel ini telah ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Media Kampung.



















Tinggalkan Balasan