Media Kampung – Carlo Ancelotti menjadi satu-satunya warga Italia yang masih memiliki harapan meraih gelar juara Piala Dunia 2026. Tim nasional Italia sendiri gagal lolos ke turnamen setelah kalah dari Bosnia dan Herzegovina di babak play-off. Namun, Ancelotti yang kini menukangi Brasil masih berpeluang membawa pulang trofi.

Pelatih asal Italia lainnya, Vincenzo Montella, sudah tersingkir lebih awal. Turkiye yang dilatih Montella menjadi tim pertama yang dipastikan angkat koper setelah kalah dari Australia dan Paraguay. Sementara itu, Fabio Cannavaro yang menangani Uzbekistan juga nyaris tersingkir setelah dua kekalahan beruntun.

Ancelotti sendiri tengah mempersiapkan Brasil menghadapi Jepang di babak 32 besar. Ia mendapat pujian dari bek Real Madrid, Eder Militao, atas fleksibilitas taktiknya. Militao mengatakan Ancelotti banyak mendengarkan masukan pemain dan terus beradaptasi untuk menemukan formula terbaik.

Brasil lolos sebagai juara Grup C dengan dua kemenangan dan satu hasil imbang. Ancelotti mulai beralih ke formasi 4-3-3 yang menjadi ciri khasnya setelah sebelumnya bereksperimen. Militao yakin kelemahan lini tengah yang sempat terlihat di laga pertama sudah diperbaiki.

Jepang, yang menjadi lawan Brasil di babak gugur, dianggap sebagai ancaman serius. Militao memperingatkan bahwa Jepang memiliki disiplin taktik yang sangat baik dan tidak pernah berhenti berlari. Tim Samurai Blue juga pernah mengalahkan Brasil pada tahun 2025.

Di sisi lain, asisten pelatih Davide Ancelotti sempat menjadi sorotan setelah gesturnya saat Neymar masuk lapangan dianggap negatif oleh fans. Istri Davide, Ana Galocha, membantah interpretasi tersebut dan mengaku menerima banyak hinaan. Ia menegaskan bahwa keluarganya adalah pihak yang paling menginginkan Brasil menang.

Dengan Montella dan Cannavaro sudah tersingkir atau hampir pasti tersingkir, Ancelotti kini menjadi satu-satunya pelatih Italia yang masih bertahan di Piala Dunia 2026. Brasil akan menghadapi Jepang pada 29 Juni di Texas.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.