Media Kampung – Harry Maguire, bek tengah Manchester United dan mantan kapten tim nasional Inggris, terlihat menjalani aktivitas yang tidak biasa usai tidak dipanggil dalam skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026. Alih-alih berfokus pada kekecewaan, Maguire memilih menghabiskan waktu di New York dengan cara yang unik, yaitu menjual stiker Panini kepada anak-anak di kawasan Rockefeller Center.

Momen tersebut menjadi sorotan publik karena menunjukkan sisi berbeda dari seorang pesepak bola profesional. Maguire berinteraksi langsung dengan para penggemar muda yang tampak antusias mengetahui bahwa sosok yang menjual stiker adalah pemain berpengalaman timnas Inggris. Aktivitas ini merupakan bagian dari kampanye promosi Panini untuk koleksi stiker Piala Dunia 2026 yang diluncurkan sejak April lalu, mencakup 980 stiker pemain dari 48 tim peserta dan beberapa kartu edisi khusus.

Selain itu, Maguire juga menghadiri acara penggemar Manchester United di Times Square dan menjadi tamu dalam podcast “The Rest is Football” bersama Gary Lineker. Sesi podcast sempat terasa canggung ketika topik mengenai pemain yang tidak dipanggil muncul, namun segera diperbaiki oleh Lineker.

Keputusan pelatih Thomas Tuchel yang tidak memasukkan Maguire dalam skuad Inggris menimbulkan kontroversi, mengingat bek berusia 33 tahun tersebut telah menjadi pemain penting dalam turnamen besar sebelumnya seperti Piala Dunia 2018 dan 2022 serta beberapa Kejuaraan Eropa. Maguire mengaku terkejut saat menerima kabar tersebut melalui panggilan video, namun menerima keputusan secara profesional dan tetap memberikan dukungan kepada rekan-rekannya.

Spekulasi mengenai karier Maguire sempat muncul ketika video promosi Panini yang menampilkan dirinya di New York beredar luas di media sosial. Beberapa pihak menduga bahwa ia telah mengubah karier atau bahkan pensiun. Namun, hal tersebut tidak benar. Maguire masih menjadi pemain aktif Manchester United dengan kontrak hingga 2027 dan terus berkompetisi di Liga Premier. Ketidakhadirannya di Piala Dunia 2026 adalah keputusan teknis dari pelatih dan bukan pertanda akhir karier sepak bolanya.

Selain fokus pada kariernya, Maguire juga menunjukkan perhatian terhadap perkembangan pemain muda seperti Elliot Anderson, yang tengah menjadi sorotan sebagai target transfer Manchester United. Maguire memberikan pujian terhadap kemampuan Anderson yang dianggap memiliki potensi besar dan profil yang mengingatkan pada pemain seperti Declan Rice.

Dengan sikap profesional dan keterbukaan dalam menghadapi situasi sulit, Harry Maguire tetap menunjukkan dedikasi dan komitmen terhadap sepak bola, baik di dalam maupun di luar lapangan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.